Tourism Taiwan Perkenalkan Keunikan dan Keindahan Taiwan di Medan

oleh -178 kali dibaca
Toast bersama- Director Taiwan Tourism Bureau KL Office, Abe Chou (baju batik) mengangkat gelas bersama delegasi dan undangan yang hadir. okemedan/akbar

OkeMedan-Medan  Negara Taiwan kini gencar memperkenalkan keunggulan pariwisatanya ke negara-negara di Asia Tenggara termasuk ke Indonesia.

Setelah sukses mengikuti ajang Kompas Travel Fair di Jakarta 20-22 September lalu, pekan ini delegasi Pariwisata Taiwan melanjutkan  lawatannya ke Kota Medan selama beberapa hari. Kegiatan ini pun bertujuan sama yakni memperkenalkan lebih dekat potensi pariwisata Taiwan kepada warga Medan.

Delegasi dipimpin oleh Director Taiwan Tourism Bureau  KL Office, Abe Chou yang membawahi kawasan Asia Tenggara khususnya Indonesia, Malaysia, Brunai dan Filipina

Director Taiwan Tourism Bureau  KL Office, Abe Chou mengatakan  Indonesia dan Malaysia merupakan pasar yang bagus untuk mengundang wisatawan datang ke Taiwan.

“Selama satu semester pertama tahun 2019, jumlah warga Indonesia yang ke Taiwan menembus 100 ribu orang, meningkat 9,04% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018. Hal ini memperlihatkan bahwa secara bertahap Taiwan menjadi salah satu destinasi wisata dari Indonesia,” ujar Abe Chou di Medan  di sela acara 2019 Taiwan Tourism Workshop di Hotel JW Mariot Medan, Rabu malam (25/9).

Even yang bertema “Time for Taiwan” ini diisi dengan kegiatan Travel Mart mengundang para travel-agent di Medan, dilanjutkan dengan makan malam serta pertunjukan akrobat dari Taiwan.

Delegasi Taiwan yang mengikuti travel mart kali ini di Medan adalah Taiwan Tourism Information, Veteran Affair Council, Taiwan Leisure Farm Development Association, Chines Muslim Association, King Tour Travel, Edison travel Service, Dily Travel Service, Pro-Tour Express, Dong Fong International Travel Service, Kuching Travel Service, Liga Hotel&Li-Shuan International Hotel, Tai-yi Red Maple Resort, Racing International management&Concultant, Veteran Affairs Committee Wuling Farm, Gingjing Farm dan Vigor Kobo.

Abe Chou mengatakan, agar dapat terus memperjuangkan pasar pariwisata Indonesia yang berpotensial, meningkatkan kerja sama dan pertukaran industri pariwisata Taiwan dan Indonesia, dan untuk melanjutkan promosi pada bulan Februari lalu, kali ini rombongan delegasi pariwisata Taiwan kembali datang ke Indonesia untuk mempromosikan pariwisata Taiwan. “Diharapkan melalui kontak langsung yang mendalam dan kerja sama dapat semakin membuat masyarakat Indonesia lebih mengenal keindahan dari Taiwan,” ujarnya.

Abe Chou menyebutkan, sumber pariwisata Taiwan beragam dan berlimpah, sehingga dengan agresif meningkatkan mutu lingkungan pariwisata, berapa tahun belakangan ini selain mendapat keyakinan dari beberapa situs pariwisata ternama internasional seperti GlobeSpots yang memasukkan Taiwan dalam urutan ke 8 dari “10 Destinasi Wisata yang Direkomendasikan”, dalam pilihan pelancong di Booking.com bertengger di urutan ke 5 tempat wisata terpopuler dunia, serta situs lainnya.

“Taiwan secara khusus juga berupaya meningkatkan lingkungan ramah Muslim agar dapat menarik semakin banyak turis Muslim datang berwisata ke Taiwan,” ujarnya. Hal ini terlihat dari “Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019”  dimana Taiwan berhasil menempati urutan ketiga destinasi wisata terbaik untuk kategori negara non-Muslim, melampaui destinasi-destinasi wisata ternama lainnya.

Taiwan merupakan sebuah pulau cantik di Samudra pasifik yang berpenduduk sekitar 23 Juta jiwa. Taiwan memiliki tradisi dan kebiasaan yang lembut, dipuji sebagai tempat yang paling ramah serta merupakan salah satu dari 10 negara teraman di dunia. Di bidang tansportasi, Taiwan memiliki kereta super cepat.Taiwan juga dikenal negeri empat musim dengan warna warni bunga. Pada musim semi, digelar Festival Bunga Sakura Wuling.Bunga sakura di Taiwan jauhh lebih rendah harganya dibandingkan di negara asalnya, Jepang.

Saat ini, badan pariwisata Taiwan juga sedang menggalakkan 30 kota kecil di Taiwan sebagai detinasi wisata bagi pelancong dari luar negeri untuk merasakan kearifan budaya lokal dan keunikan dan keindahannya.

OM-Akbar

Berikan Komentar