Pudong, Bandara Shanghai yang Super Sibuk

oleh -574 kali dibaca

OkeMedan-Shanghai
Shanghai salah satu destinasi wisata favorit yang kotanya memadukan bangunan berdisain klasik dan modern memiliki dua bandar udara ( bandara), Bandara Pu Dong atau Pudong dan Bandara Hongqiao. Bedanya Hogqiao lebih banyak melayani penerbangan domestik.

Bandara Internasional Pudong atau sering disingkat PVG dibangun pada 1 Oktober 1999 dan terletak di 30 kilometer timur dari pusat kota Shanghai. Ini salah satu bandara yang tersibuk di Negara China selain Bandara Internasional Beijing dan Bandara Internasional Guangzhou.

Pudong memiliki keistimewaan karena termasuk bandara supersibuk bukan hanya di China melainkan juga di Asia, selain merupakan  Hub. Dua maskapai China Eastern Airlines dan Shanghai Airlines menggunakan bandara ini sebagai hub mereka. Sama halnya seperti Bandara Changi Singapura maupun Incheon Korea Selatan dan Hongkong. Di Pudong, pesawat penebangan jarak jauh selalu melakukan transit, transfer maupun connecting flight.

Begitu sibuknya lalu lintas penerbangan di bandara ini bisa dilihat dari schedule keberangkatan. Dalam 5 sampai 10 menit sekali ada pesawat take off. Bahkan pada pada waktu yang sama, hingga antrian di runway.

Penerbangan perdana dimulai pukul 00 .05 tengah malam. Dari Indonesia, pesawat Garuda Indonesia tujuan Denpasar sendiri berangkat perdana dari Terminal 2 PVG pukul 1 dinihari. Sedangkan Air Asia X tujuan Kuala Lumpur berangkat 35 menit setelahnya dari terminal yang sama. Saat ini diperkirakan ada 50 juta penumpang yang berangkat dan mendarat di Pudong setiap tahun.

Mengingat besar dan luasnya Bandara Pudong, kita sebagai penumpang harus datang lebih awal. Meski karena tengah malam antrian Imigrasi tidak seramai sore hari namun jangan lengah karena posisi Gate keberangkatan cukup jauh jaraknya, seperti Air Asia X tujuan KL di D 87.
Terminal 2 atau T2 jauh lebih sibuk karena tercatat ada 61 maskapai yang berangkat setiap hari ke berbagai belahan dunia. Sedangkan di T1 hanya 15 maskapai penerbangan.

Nah, jangan pernah salah masuk Terminal, karena antara Terminal 1 dengan Terminal 2 sangat berjauhan, dari ujung ke ujung. Keduanya dipisahkan lobi area yang juga tak kalah luas. Mirip dengan di Bandara KLIA2 Kuala Lumpur. Untuk mencapai Gate terakhir bisa makan waktu sampai 25 menit berjalan kaki. Belum lagi antrian di Imigrasi untuk pemeriksaan paspor dan visa serta di Bea Cukai memeriksa barang. Bisa-bisa ketinggalan pesawat kalau datang belakangan lalu salah masuk terminal.

Saat ini musim dingin (winter) masih melanda Shanghai. Suhu pun sangat dingin, mencapai 6 derajat Celcius pada malam  hari dan 8 derjat siang hari. Lambung pun terasa cepat lapar saat menunggu boarding. Tapi jangan takut karena banyak resto dan kafe internasional untuk membantu kita menghalau lapar dan dingin.  Salah satunya apalagi kalau bukan kedai kopi Starbuck.

OM-Akbar

Berikan Komentar