Madina

Wakil Bupati Madina Ziarahi Makam Aulia

Panyabungan – Wakil Bupati Madina HM Jakfar Sukhairi Nasution bersama rombongan melakukan ziarah ke sejumlah makam Aulia Allah yang ada di Kabupaten itu. Kegiatan merupakan agenda rutin masyarakat dilakukan setiap tahun tepatnya menjelang penyambutan Bulan Suci Ramadhan bersama keluarga dan juga kerabat.

Sebelum ke makam para ulama Aulia Allah, Jak’far Sukhairi Nasution dan rombongan lintas elemen terlebih dahulu ziarah ke makam kedua orang tuanya H Khollad Jafar Nasution Bin Syekh dan makam ibu Hj Hafsah Lubis.

Kemudian dilanjutkan ke makam Syekh HM Jak’far Bin Syekh Abdul Kodir Mandily (Tuan Natobang), Syekh HM Yakup Bin Syekh Abdul Kadir Mandily (Tuan Naposo) yang berada di Kelurahan Wek II Panyabungan. Selanjutnya ke makam Syekh H Abdul Fatah di Desa Pagaran Sigatal – Panyabungan.

Wakil Bupati dan rombongan juga menuju makam Syekh H Musthafa Husein Nasution pendiri Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, makam Syekh H Umar Bakhri Lubis guru besar Musthafawiyah Purba Baru yang berada di Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, makam Syekh H Abdul Hamid Lubis pendiri Ponpes Muaramais di Kecamatan Tambangan, makam Syekh H Sulaiman Al Cholidi di Desa Hutapungkut Tonga, makam Syekh H Sulaiman Baci, makam Syekh H Abdul Hamid di Desa Hutapungkut Tonga Kecamatan Ulupungkut.

Wakil Bupati Madina HM Jak’far Sukhairi Nasution kepada wartawan, Kamis (16/4/2020) mengatakan, ziarah ke makam Aulia Allah ini selain wujud kecintaan terhadap ulama, juga merupakan wisata religi yang mampu meningkatkan ketakwaan dan keimanan terhadap Allah SWT, karena dengan ziarah kubur ini akan mengingatkan tentang kematian yang pasti terjadi pada setiap mahluk yang bernyawa tidak akan ada yang abadi.

“Dalam Islam meyakini bahwa yang mati itu hanya jasad, sedangkan ruh tetap hidup. Karenanya dalam berbagai musibah yang terjadi di negara ini, selain melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, kita juga memilih ziarah ke makam-makam ulama Aulia Allah dan berdoa dengan harapan karomah yang dimiliki para ulama kita tersebut dapat menjadi penolong untuk Indonesia umumnya, dan Kabupaten Mandailing Natal  khususnya sebagai serambi Mekkah Sumatera Utara terbebas dari bencana demi bencana yang terkadang sudah tidak ternalar logika manusia,” ujar Sukhairi Nasution.

(M1)

 

Berikan Komentar

Tags

Baca Juga

Back to top button
Close