Madina

Preman Nekat Pukul Warga saat Buat Pengaduan di Mapolres Madina

Panyabungan – Aksi preman ini terbilang nekat melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di Markas Polres Mandailing Natal (Madina), Sabtu (2/5/2020) malam.

Pelaku Isman yang diketahui salah satu preman kelompok Tarman Tanjung ini tak peduli dan seolah tak memandang sebelah mata dimana saat itu dia berada.

Pelaku disebut-sebut sebagai ‘tukang pukul’ Tarman Tanjung ini menganiaya Supangat (55) warga Sinunukan.

Sebelum kejadian, Supangat beserta sejumlah pengurus Koperasi Sawit Murni lainnya di Kecamatan Batahan melaporkan kasus pencurian yang dilakukan beberapa orang kelompok Tarman Tanjung pada Sabtu (2/5/2020) siang.

Dan, pelaku sendiri tertangkap basah sehingga dibawa ke markas Polres Madina. Mereka tiba di Polres Madina pada Sabtu petang.

Hingga malam, Supangat beserta beberapa temannya pengurus koperasi diperiksa dan diminta keterangan sebagai pelapor.

“Sekitar pukul 21:30 Wib kami selesai diperiksa. Sebelum pulang kami masih menurunkan sawit (barang bukti) dari mobil kami. Disitulah datang si Isman mendekati saya, dan dia bilang ‘kamu biang keladinya ya’. Dia langsung menghantam muka saya, persis di bawah mata saya hingga bengkak dan memar,” ungkap Supangat kepada wartawan, Senin (4/5/2020) menceritakan kejadian yang dialaminya itu.

Setelah dihajar Isman, Supangat langsung merasa pusing. Tapi ia masih sempat menanyakan pelaku kenapa memukulnya

“Setelah dipukul saya hampir terjatuh dan merasa oyong. Saya masih tanyakan dia kenapa saya dipukul. Dia bilang lagi saya biang kerok. Tapi tidak tahu apa maksud dia bilang saya demikian,” kata Supangat sembari menyebut saat kejadian ia dipukul Isman, ketika itu ada beberapa orang Polisi yang mengetahui kejadiannya. Karena, kejadian tersebut berlangsung di parkir mobil depan ruangan Reskrim Polres Madina.

Supangat menyampaikan, ia mengenal Isman sebagai anggota Tarman Tanjung yang sudah mereka laporkan atas kasus penjarahan dan pencurian kebun sawit milik koperasi Sawit Murni di Kecamatan Batahan.

Supangat menyebut, Isman dikenal sebagai preman dan tukang pukul Tarman Tanjung. Sudah ada beberapa orang pengurus koperasi yang diancam dan diteror Isman.

“Termasuk pengurus koperasi Sawit Murni bapak Muslimin. Isman sudah pernah mengancam bunuh pak Muslimin. Kami hanya melaporkan kasus pencurian di lahan Koperasi ke Polres Madina. Tapi saya dianiaya dan dipukuli disitu,” katanya sembari menyebut sudah membuat laporan pengaduan penganiayaan malam itu juga dan sudah divisum.

Kanit 1 Reskrim Polres Madina, Ipda Akmal yang dihubungi wartawan membenarkan kejadian pemukulan tersebut.

“Benar, Isman melakukan pemukulan terhadap Supangat. Itu kejadiannya setelah pemeriksaan atas kasus pencurian yang dilaporkan pengurus koperasi di unit 1. Saya kebetulan sedang keluar. Saya lihat tadi sudah dibuat LP pelapor atas nama Supangat dan terlapornya Isman. Kami akan proses kasusnya, semua pengaduan akan kami proses,” tegas Akmal.

(M1)

Berikan Komentar

Back to top button