Madina

Kepsek di Pantai Barat Madina Resah Ulah Oknum LSM

Panyabungan I okemedan. Kepala sekolah di wilayah pantai barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh atas keberadaan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial AA yang diduga memeras kepala sekolah.

Oknum LSM yang mengaku sebagai pemantau keuangan negara dari Jakarta itu kerap kali mencari kepala sekolah. Bahkan dia tak segan-segan mendatangi rumah kepala sekolah untuk melancarkan aksinya tersebut.

“Kepala sekolah disini sudah resah, dia datang bukan hanya ke sekolah, tetapi ia juga mendatangi rumah kepala sekolah. Kondisi ini sudah keterlaluan, dan dia juga kerap menekan kepala sekolah. Caranya seperti auditor tetapi selalu menekan dan menakut-nakuti kami,” ujar salah satu kepala sekolah yang meminta namanya dirahasiakan kepada wartawan, Jumat (11/9/2020).

Ia menerangkan pihak kepala sekolah bukan tidak mau memberikan informasi yang diperlukan siapa saja.

“Bukan kami tidak mau memberikan informasi, tapi jangan pula kami ditekan dan ditakut-takuti. Oknum AA ini sudah pernah berkasus di sini, melakukan pemerasan kepala sekolah, dia dulu pernah ditangkap. Dan sekarang dia muncul lagi dengan aksi yang sama seperti dulu. Jadi kami memohon kepada penegak hukum kiranya oknum LSM ini bisa ditindak supaya kami bisa bekerja dengan nyaman. Karena kami sudah resah bahkan proses belajar mengajar pun terganggu, ke rumah kami pun dia datang. Kondisi ini sudah kami sampaikan ke pimpinan kami di dinas pendidikan,” keluhnya lagi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madina Gong Matua Nasution yang dihubungi wartawan mengaku sudah mendapat keluhan kepala sekolah atas aksi oknum tersebut.

“Kemarin saya mendapat informasi demikian. Prinsipnya dinas pendidikan tidak pernah melarang siapa saja yang ingin meminta informasi. Tapi kalau caranya menekan dan memaksa itu tidak dibenarkan. Jangan karena ulah oknum LSM proses belajar mengajar terganggu. Kondisi ini kami pantau dulu, upaya hukum nanti saja,” sebutnya

Sebagaimana diketahui, oknum ini pada tahun 2013 yang lalu pernah ditangkap personel Satuan reskrim Polres Madina dikarenakan melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala sekolah. Dia tidak sendirian ketika itu, ada beberapa orang rekannya yang turut diamankan Polisi dari wilayah Natal Kabupaten Madina.

OMD-m1

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button