Rilis Singel Perdana, Fajar Siddiq Terinspirasi Pengalaman Pribadi

oleh
Fajar Siiddiq. okemedan/ist

Medan – Iindustri musik Indonesia terus kedatangan sederet sosok baru yang menawarkan berbagai warna nadanya. Tapi dari sederet sosok baru bertalenta tersebut, Fajar Siddiq boleh jadi salah satu nama yang patut diperhitungkan.

Lahir dengan nama lengkap Muhammad Fajar Siddiq pada 17 September silam, selera musik Fajar banyak dipengaruhi referensi musik Rock, Pop/Rock dan Alternatif dari era 80 dan 90an yang mengiringinya hingga dewasa.

Fajar memulai pengalaman bermusiknya dari bangku sekolah, dimulai dari festival-festival band antar sekolah sampai perform di cafe rock lokal ternama pada masa itu. Ia kemudian bergabung dengan band Electro Groove (sekarang  Indonesian Groove) yang semakin melebarkan sayapnya dalam dunia musik. Bersama bandnya Fajar mulai tampil dari panggung ke panggung di seluruh penjuru Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

Steven Tyler, Axl Rose dan Eddie Vedder adalah sederet nama besar yang menjadi inspirasi fajar dalam bernyanyi. Penyanyi-penyanyi berkarakter kuat tersebut menginspirasi Fajar untuk menemukan karakter dan musiknya sendiri.

Berbekal pengalaman yang diasah bertahun-tahun Fajar menggaet Anthony Kiza seorang musisi multi instrumentalis sebagai arranger dan produser untuk menelurkan single perdananya yang bertajuk “Takkan Pernah”. Dengan karakter vokal yg kuat serta didukung dengan stage act yang energik, Fajar membenamkan identitas music Pop/Rock dalam single tersebut.

Lagu yang ditulis sendiri oleh Fajar ini masih mengusung tema cinta yang juga pasti mewakili perasaan banyak pendengar. Lagu yang terinspirasi dari kisah pribadi Fajar dengan sang istri ini bercerita tentang seorang lelaki yang jatuh cinta lalu terpisahkan jarak dan pilihan-pilihan, setelah bertahun-tahun berlalu bertemu kembali dan berhasil mendapatkan wanita yang dicintainya.

Fajar beberapa waktu yang lalu telah menggelar launching single perdana beserta video klipnya di beberapa cafe kenamaan di kota Medan.

Video klip yang digarap oleh Tomorrow Music Records ini megambil lokasi syuting di seputaran gedung London Sumatera yang merupakan bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang menjadi salah satu ikon kota Medan.

Penasaran kan seperti apa sih single yang bertajuk takkan pernah ini. Single tersebut sudah bisa didengarkan melalui beberapa platform digital seperti Spotify, Joox, Deezer dan Apple Music.

Fajar berharap karyanya tersebut dapat diterima oleh para pecinta musik Indonesia, mancanegara, terutama musisi dan penikmat musik Medan.

OM-PUTRA

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar