OkeStyle

Lebih Dari 93 juta Penonton di Indonesia Saksikan Video di YouTube Setiap Bulan

Waktu Tonton Drama Korea Meningkat

JAKARTA- okemedan.– Sambil merilis Brandcast Delivered 2020 – acara tahunan yang diselenggarakan oleh YouTube yang dikhususkan bagi para marketer di Indonesia – YouTube jmenyampaikan bahwa menurut data dari ComScore VMX, ada 93 juta penonton unik di Indonesia berusia di atas 18 tahun yang menonton video di YouTube setiap bulannya selama setahun terakhir. YouTube juga menyampaikan bahwa mereka telah meraih pencapaian kreator baru: kini ada 600 channel di Indonesia yang berhasil memperoleh lebih dari 1 juta subscriber.

“Setiap channel yang memiliki lebih dari satu juta subscriber kami sebut sebagai channel Gold button,” jelas Randy Jusuf, Managing Director, Google Indonesia. “Ledakan channel ini tidak mungkin terjadi tanpa konten yang kaya dan beragam dari para kreator, yang berasal dari seluruh penjuru negeri, bukan hanya kota-kota besar.”

Di Indonesia, waktu tonton untuk video tentang sains, humaniora, bisnis, dan hukum dalam rentang 12 bulan hingga Juni 2020, tumbuh lebih dari 80% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penelusuran untuk “drama Korea”, “korea drama”, dan “drakor” juga naik 130% dalam 12 bulan hingga Juni 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk memberikan pengalaman yang dipersonalisasi kepada audiens, YouTube menyarankan agar para marketer:memanfaatkan populasi digital yang terus berkembang, menjangkau setiap kategori konsumen, karena sekarang brand dapat memanfaatkan satu platform saja untuk menjangkau audiens berdasarkan minat dan passion-nya, mengeksplorasi berbagai format konten, karena kini ada banyak kategori konten yang semakin populer serta terus berinteraksi dengan konsumen karena mereka selalu mencari berbagai jenis konten baru

“Kami senang bahwa ada semakin banyak brand yang mulai menggunakan YouTube. Diharapkan, kami dapat membantu mereka menjangkau konsumen dengan cara yang spesial dan baru,” tambah Randy. “Kami juga mendengar bahwa ada banyak pengiklan yang sangat terbantu oleh YouTube dalam membangun kecintaan terhadap brand, terutama selama pandemi, dan mendorong penjualan sambil memberikan insight untuk menyesuaikan materi iklan bagi audiens yang berbeda.”

Itulah yang dilakukan oleh Frisian Flag. Dengan banyaknya ibu-ibu yang bekerja dari rumah karena COVID-19, semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk memasak, Frisian Flag melihat peluang ini untuk meningkatkan konsumsi susu bubuk dengan menginspirasi para ibu melalui berbagai resep membuat kue di rumah.

Kueri penelusuran untuk “baking”, “kue”, dan “cookies” melonjak 100% di penelusuran YouTube sekitar bulan April (selama PSBB), sehingga Frisian Flag membuat 17 video resep yang nikmat dan mudah diikuti dengan menggunakan susu bubuk Frisian Flag. Dengan menggunakan fitur baru di YouTube Search, video resep satu menit Frisian Flag ini dapat menjangkau pengguna yang mencari “kue” dan 6.000 kata kunci relevan lainnya.

“Dengan mendesain materi video yang relevan dan terinspirasi dari insight penelusuran resep, digabungkan dengan solusi seperti YouTube TrueView Discovery on Search, kami dapat mencapai hasil yang menggembirakan terlepas dari disrupsi yang disebabkan oleh COVID-19,” ucap Felicia Julian, Marketing Director, Frisian Flag Indonesia.

Felicia menambahkan, “Respons penonton terhadap video satu menit yang ditayangkan pada Mei 2020 itu sangat baik. Secara rata-rata, pengguna menonton 90% dari setiap video, menghasilkan impresi 60% lebih tinggi dengan setengah dari biaya jika dibandingkan dengan kampanye sebelumnya.”

Menurut Ryan Tirta, Chief Sales & Marketing Officer dari Enesis Group: “Dalam beberapa tahun terakhir, media digital telah mengubah dunia dan memberikan peluang unik kepada perusahaan untuk terhubung dengan konsumen mereka dengan cara yang baru dan inovatif. Apalagi pada masa pandemi, pengguna internet meningkat secara signifikan dan orang yang mengakses platform digital lebih sering dari biasanya. Kami melihat peluang ini untuk meningkatkan brand awareness terhadap produk kami, Adem Sari Ching Ku, untuk menyampaikan pesan produk yang kaya Vitamin C dan Herbal sehingga bermanfaat untuk menjaga ketahanan tubuh. Jadi, kami bekerja sama dengan Google untuk melihat bagaimana YouTube dan Google Display Network dapat meningkatkan jangkauan kami.” paparnya.

OM – putra

Berikan Komentar

Back to top button