OkeStyle

Hari Pertama Buka Kembali, Hermes di China Catat Penjualan 2,7 Juta Dolar AS

Guangzhou – Pasca lockdown dibuka kembali di Negara China, toko toko eceran dibuka kembali dan diserbu pengunjung. Kondisinya mendekati keadaan normal sebelum virus corona.

Para shopaholic, pembeli kaya kembali mengunjungi toko dan butik yang mereka tinggalkan selama ini akibat wabah corona.

Mereka pun kalap berbelanja bagaikan mem balas dendam setelah lama terkungkung di dalam rumah dan toko toko ditutup menjalani perintah lockdown.

Menurut WWD, toko utama Hermes di Guangzhou mencatat penjualan US $ 2,7 juta hanya sehari setelah pembukaan kembali. Kalangan VIP dari seluruh provinsi Guangdong, provinsi terkaya di Cina dengan ibukotanya Guangzhou, turun ke toko untuk membeli barang pecah belah, sepatu, furnitur, dan barang-barang kulit.

Tas langka, termasuk Himalayan Birkin bertabur berlian, juga dilaporkan dikirim ke toko untuk memenuhi keinginan pembeli.

WWD mencatat bahwa sementara Hermes tidak memverifikasi angka itu, pembeli VIP telah mendokumentasikan jor joran perbelanjaan mereka di saluran media sosial seperti Weibo. Seorang pembelanja mengaku menghabiskan US $ 142.124 untuk membeli pakaian, sepatu, dan 30 buah tas tangan merk Birkin.

Angka 2,7 juta dolar AS diyakini sebagai penjualan  harian tertinggi untuk satu butik di China, dan bisa jadi isyarat bagus pemulihan ekonomi untuk toko toko produk branded dan mewah setelah pandemi COVID-19.*

 

Sumber: CNA

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button