OkeStyle

GAPAPSU Beri Solusi Pesta Pernikahan di Era New Normal

Gelar Simulasi Wedding

Medan | okemedan.  Anda ingin pesta pernikahan di ballroom hotel berbintang ataupun convention hall di era new normal saat ini? Jangan ragu. Pengusaha penyelenggara wedding yang tergabung dalam Gabungan Asosiasi Penyelenggara Acara dan Pernikahan Sumatera Utara (GAPAPSU) siap memberikan solusi agar acara berjalan lancar.

Bertempat di Medan International Convention Center (MICC) Medan, Kamis (6/8/2020). GAPAPSU menggelar simulasi pesta pernikahan di era normal baru untuk umum.  Acara ini merupakan kerjasama antara beberapa asosiasi perusahaan penyelanggara acara pernikahan dan kegiatan lain dalam lingkup MICE, seperti asosiasi EO, asosiasi perias pengantin, MC, pengusaha catering, make up artist, dan lain-lain.

“Acara simulasi pernikahan ini untuk menyahuti kebutuhan masyarakat dalam menggelar acara ditengah pandemi serta menunjukkan kepada masyarakat bahwa pihaknya sudah siap untuk menggelar resepsi pernikahan sesuai protokol kesehatan,” kata Popon, salah seorang pelaksana acara.

Dia menyebutkan, acara ini merupakan kerjasama beberapa asosiasi yang bergabung di GAPAPSU yang selama ini sering menggarap event wedding. Lewat simulasi ini, pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat Kota Medan bahwa perusahaan penyelenggara resepsi pernikahan baik WO atau pun dekorasi, katering, dan semua perusahaan jasa yang terlibat di kegiatan resepsi pernikahan sudah siap menyelenggarakan resepsi pernikahan. Ia mengatakan, simulasi ini adalah jawaban dari banyak pertanyaan di masyarakat umum, apakah Medan serta kota-kota di Sumut bisa menyelenggarakan resepsi pernikahan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kami menunjukkan bahwa kami siap menyelenggarakannya,” tegasnya.

Simulasi resepsi perkawinan. foto: okemedan/akbar

Ia mengatakan, dengan diselenggarakannya simulasi ini pihaknya berharap kegiatan ini bisa menjadi standar untuk resepsi pernikahan yang akan berlangsung di dalam dan luar gedung.

“Protokol kesehatan yang menjadi persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan. Yang penting tidak hanya kita yang menjaga dari penyelengara dan penyedia gedung, tapi tamu yang datang juga harus tetap menjaga. Jangan sampai yang datang kumpul dan tidak menjaga jarak. Makanya MC juga selalu mengingatkan tamu untuk menjaga jarak, wajib menggunakan masker, dan mengikuti anjuran dari petugas,” papar Popon.

Dalam simulasi ini, seluruh kegiatan resepsi dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan yang tertuang dalam Peraturan Walikota Nomor 27/2020 seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan meletakkan hand sanitizer yang mudah dijangkau tamu, tepatnya di pintu masuk lobi. Ada pula camnera thermal untuk mendeteksi suhu tubuh setiap pengunjung secara otomatis.

Dalam hal sajian makanan ada dua tata cara yang ditawarkan, prasmanan yang langsung dilayani petugasnya atau menggunakan hampers.

Petugas juga sudah mematuhi semua protokol kesehatan seperti menggunakan APD standar yakni face shield, masker, dan sarung tangan. Tamu yang mengambil makanan harus antre dan mematuhi garis pengatur jarak satu sama lain. Selain itu semua yang mengambil makan harus mengikuti antrean.

Sedangkan kedua mempelai pengantin, wajah mereka yang ditutupi face shield dan masker dengan warna senada. Tempat duduk orangtua pengntin juga dibuat berjarak antara ibu dan ayah.

Menurut Popon simulasi ini sebetulnya bukan suatu yang baru. “Di Pulau  Jawa mereka sudah lama melakukan simulasi ini. Medan justru ketinggalan,” ungkap Popon.

Mengenai pengunjung Popon menyebut pesta di tengah pandemi tetap membatasi jumlah pengunjung. “Misalnya gedung yang menampung 1000 pengunjung, maka dia harus dibatasi menjadi 500 orang. Jika di Medan mana ada pesta yang sedikit orangnya. Setidaknya ribuan. Nah jika sudah seperti ini harus diatur pakai sesi, untuk mencegah membludaknya pengunjung,” ujarnya.

Hadir diantara undangan perwakilan dari Pemko Medan, Dinas Pariwisata Kota Medan, manajer hotel dan convention di Medan serta masyarakat umum. Selama simulasi juga dilakukan pembuatan video dan pengambilan gambar prosesi simulasi resepsi pernikahan.

OM-akbar

 

 

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button