Thailand Batalkan Festival Air Songkran Festival

oleh -278 kali dibaca
Kemeriahan Songkran festival. Tahun ini ditiadakan karena virus corona. (foto: crystaldive)

Bangkok – Rakyat Thailand tahun ini harus menemukan cara lain untuk menyenangkan diri  pasca  pemerintah membatalkan festival air tahunan yang sangat terkenal, Songkran festival,  yang biasanya dalam rangka merayakan Tahun Baru Buddhis. Kebijakan ini guna mengekang merebaknya virus corona baru.

Thailand biasanya merayakan tahun baru tradisionalnya atau Songkran dari 13 hingga 15 April, ketika orang banyak berkerumun di jalan-jalan dalam festival yang riuh, menyemprotkan senjata air dan melemparkan air dari truk pick-up dalam perang air gratis untuk semua.

“Thailand telah melaporkan 2.579 kasus yang dikonfirmasi dan 40 kematian sejak wabah dimulai pada Januari, dengan lebih dari setengah kasus di Bangkok,” ujar juru bicara Pusat Administrasi Situasi COVID-19 pemerintah, Taweesin Wisanuyothin, Senin (13 April).

Ratikorn Cheunsuksombook yang berusia empat puluh tahun mengeluh tidak bisa merayakan festival air.

“Aku harus tinggal di rumah, tidak bisa pergi ke mana pun. Aku ingin melihat teman-temanku, tetapi tidak ada yang ingin melihatku,” kata pekerja kantoran.

Pekan lalu, pemerintah mengumumkan larangan penjualan alkohol untuk membatasi pertemuan sosial dan mendesak masyarakat untuk menahan diri dari kegiatan Songkran, melakukan perjalanan kembali ke kota asal dan menuangkan air untuk berkah dengan anggota keluarga yang lebih tua.

Mal-mal di Bangkok telah diperintahkan untuk tutup kecuali restoran untuk pengiriman dan jam malam nasional dari jam 10 malam sampai jam 4 pagi telah diberlakukan.

Ketenangan yang tidak biasa telah membuat perasaan bingung.

“Rasanya aneh,” kata Srisopa Phogphun. “Rasanya seperti seharusnya menjadi akhir pekan yang panjang, bahkan jika ditunda di akhir tahun ini, tetapi rasanya tidak sama,” katanya.

Pemerintah Asia Tenggara lainnya juga telah membatalkan atau mengurangi perayaan

Lebih dari 1,8 juta orang telah dilaporkan terinfeksi oleh coronavirus secara global dan 113.849 tmeninggal, pada pukul 02:00 GMT.*

 

CNA

 

 

Berikan Komentar