OkePolitik

Tiga Hari Tak Lengkap, KPU Tak Tetapkan Bapaslon

Medan I okemedan. Kelengkapan dokumen persyaratan merupakan prinsip utama yang wajib dilakukan bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Namun dalam tempo tiga hari mulai 14 sampai 16 September 2020 tidak dapat dilengkapi, maka KPU Medan tidak menetapkan ikutsertaan sebagai calon kepala daerah.

Hal itu ditegaskan Ketua KPU Kota Medan Agussyah R Damanik menanggapi pertanyaan salah seorang anggota Bawaslu Kota Medan pada Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Hasil Verifikasi Dokumen Syarat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, di Diamond Ballroom Cambridge Medan, Minggu (13/9/2020).

“Sanksi tegas yang kita berikan bapaslon tidak kita tetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah, ” sebutnya.

Untuk itu, Agussyah, Bapaslon diharapkan untuk melengkapi kekurangan dokumen syarat pencalonan yang sampaikan.

“Konsekuensi harus diketahui oleh kedua bapaslon. Nah, ada waktu 3 hari, mulai  besok dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena ini prinsip syarat pencalonan. Jangan gak diperbaiki, kita menunggu rekomendasi perbaikan tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang saya sampaikan tadi ,” ujarnya.

Bobby Nasution belum memenuhi syarat adalah surat tanda terima penyerahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari instansi yang berwenang memeriksa laporan harta kekayaan penyelenggara negara ini belum memenuhi syarat.

“Dengan catatan LHKPN yang bersangkutan sudah ada, sudah dalam proses Verifikasi, tapi tanda terimanya belum kami terima,” ujar Agussyah didampingi Komisioner KPU Medan yakni Zefrizal SH MH, Nana Miranti, M Rinaldi Khair dan Edi Suhartono.

Sementara untuk Aulia Rahman tanda bukti tidak mempunyai tunggakan pajak berdasarkan hasil verifikasi dan juga klarifikasi bahwa dokumennya sudah ada tetapi harus dilengkapi lembarannya yang menjadi satu kesatuan dari tanda bukti tersebut.

Syarat dokumen status sebagai anggota  anggota DPRD Medan, berupa keputusan pemberhentian belum memenuhi syarat dan surat  tanda terima dari pejabat berwenang atas pengunduran diri atau pernyataan berhenti.

“Keputusan pemberhentian itu diserahkan paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara. Sedangkan surat  tanda terima dari pejabat berwenang atas pengunduran diri atau pernyataan berhenti paling lambat 5 hari sejak penetapan calon,” katanya.

Sedangkan Akhyar Nasution tidak ada catatan mengenai persyaratan yang harus dilengkapi. Hanya pasangannya Salman Alfarisi ijazah SMA/sederajat di Pondok pesantren Darunnajah belum dilegalisir oleh pihak sekolah.

Mengenai pengunduran dirinya sebagai Anggota DPRD Sumut, Salman juga belum memenuhi syarat yakni Keputusan pemberhentian, surat pengajuan pengunduran diri, tanda terima dari pejabat berwenang atas pengunduran diri dan surat keterangan bahwa pengunduran diri atau pernyataan berhenti sedang dalam proses belum dilengkapi.

“Sama dengan surat keputusan pemberhentian ditunggu paling lambat diserahkan paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara. Sedangkan surat  tanda terima dari pejabat berwenang atas pengunduran diri atau pernyataan berhenti paling lambat 5 hari sejak penetapan calon,” katanya.

Untuk visi misi dan program kerja pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rahman mengacu pada RPJP sesuai PKPU No 1/2020 hasil pemeriksaan dokumen tersebut belum memenuhi syarat.

“Program di visi misi yang disampaikan kepada KPU itu perlu ada dilengkapi kembali, karena penjabaran program-program yang disampaikan itu belum ada,” tegasnya.

Sementara dokumen persyaratan lain yang harus dilengkapi kedua bapaslon adalah lebih tim kampanye tingkat kecamatan.

OM-zan 

Berikan Komentar

Tags

Baca Juga

Back to top button
Close