Pengganti Henry Jhon Harus Berpengalaman

oleh -78 kali dibaca
Gedung DPRD Medan. OkeMedan.com/int

OkeMedan.com – Medan. Pelantikan anggota dewan terpilih dilaksanakan pada September mendatang. Tentu, setelah itu akan diikuti dengan pergantian kursi pimpinan dan alat-alat kelengkapan dewan.

“Kursi pimpinan setelah Henry Jhon sebaiknya harus memiliki pengalaman yang matang.  Tidak seperti sekarang ini banyak caleg-caleg muda yang terpilih sebagai anggota legislatif dari berbagai partai politik peserta pemilu masih minim pengalaman.  Hal ini disebabkan sistem politik kita yang memungkinkan untuk orang muda ikut bertarung dalam memperebutkan kursi legislatif, ” kata M Taqiy SE dari Forum Pemerhati Anggaran Pembangunan kepada wartawan,  Senin (5/8/2019), menyikapi siapa yang cocok menggantikan Ketua DPRD Medan,  Henry Jhon l,  setelah pelantikan anggota dewan terpilih pada pileg 2019.

Dia menyebutkan,  PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu legislatif di Kota Medan dengan 10 kursi dan suara terbanyak otomatis akan mendapatkan kursi Ketua DPRD Kota Medan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.  Namun demikian, dia tidak mengenal caleg-caleg PDI Perjuangan Kota Medan yang terpilih.

“Secara pribadi saya tidak mengenal caleg-caleg terpilih dari PDI Perjuangan Kota Medan. Tapi kalau kita perhatikan lebih jauh posisi Ketua DPRD Kota Medan itu akan diberikan kepada pengurus inti Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Medan dalam hal ini KSB. Biasanya dalam budaya politik kita selama ini posisi penting di legislatif pasti dipegang oleh ketua partai. Baik itu jabatan pimpinan dewan , pimpinan fraksi ataupun pimpinan komisi. Saya kira budaya penempatan posisi kunci di legislatif juga berlaku di PDI Perjuangan, ” jelasnya.

Pun demikian,  bila memang ini juga menjadi kriteria dalam juklak di internal PDI Perjuangan, maka yang berpeluang adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan yakni Hasyim SE.

” Kalau saya tidak silap, Hasyim ini sudah menjabat untuk periode yang ketiga. Tapi semua itu urusan internal PDI Perjuangan, ” ujarnya seraya menambahkan bahwa DPP PDI Perjuangan yang lebih mengetahui siapa yang akan diamanahkan menjadi
Ketua DPRD Kota Medan nantinya.

“Kita tidak punya hak untuk mencampuri.  Para petinggi partai di DPP PDI. Perjuangan lebih mengetahui lagi soal itu,” tutup Taqiy mengakhiri pembicaraan.

OM-ZAN

Berikan Komentar