Ijeck Heran Dua Anaknya Dapat Dua Formulir C6

oleh -372 kali dibaca
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah bersama istrinya Sri Mirayu Musa Rajekshah menyalurkan hak pilihnya di TPS 06 Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Rabu (17/4/2019)

OkeMedan-Medan

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu)  Musa Rajekshah bersama istrinya Sri Mirayu Musa Rajekshah menyalurkan hak pilihnya di TPS 06 Komplek Cemara Asri,  Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 09.15 Wib.  Ijeck sapaan Musa datang dengan mengendarai mobil tua  Corolla miliknya.

Selain sang istri,  kedua anaknya juga ikut dalam mobil yang langsung dikemudikan Ijeck.  Namun TPS kedua anaknya berbeda dengan TPS Ijeck dan istri.  Keduanya berada di TPS 13 yang masih dalam kompleks Cemara Asri.

Sama seperti yang lainnya, Ijeck dan istri langsung mendaftar ke petugas KPPS.  Tercatat ada 211 DPT di TPS ini.  Terdiri dari 99 pria dan 112 wanita.   TPS tempat Ijeck ini cukup sederhana. TPS itu didirikan di atas teratak sepanjang 12 x  4 meter yang kemudian dibagi menjadi 4 TPS.

Setelah mendaftar,  Ijeck kemudian melihat daftar DPT yang terletak di dekat TPS.   Dia juga tampak menyalami pemilih lain yang mayoritas keturunan Tionghoa.

Tak lama kemudian,  Ijeck tampak berbicara dengan salah seorang petugas KPPS.  Dia bertanya perihal adanya dua undangan memilih yang didapat kedua anaknya.  Ditanya hal itu,  petugas KPPS tersebut sekilas hanya mengatakan kesalahan pendataan.

Sekitar sepuluh menit menunggu,  kemudian Ijeck dan istri pun diberi lima kertas surat suara dan dipersilahkan untuk menggunakan hak pilih.

Usai mencoblos,  sejumlah wartawan pun mencoba menanyakan perihal adanya dua undangan yang diperoleh kedua anak Wagubsu.   Ijeck pun bersedia menjelaskan.

“Anak saya mendapat dua surat undangan di dua TPS berbeda.  Makanya tadi saya tanya dan dijawab (petugas KPPS)  kesalahan data, ” terangnya.

Ijeck menegaskan ini lah yang masih menjadi tugas penyelenggara pemilu untuk ke depannya membereskan persoalan data ini.  “Ya mudah-mudahan ini bisa dikoreksi ke depannya, ” terang Ijeck.

Dalam kesempatan itu, Ijeck juga optimis target 70 persen warga Sumut menggunakan hak pilihnya akan tercapai.

“Mudah-mudahan kehadirannya bisa sampai 70 persen,” tukasnya.

OM-NAWAN

 

Berikan Komentar