Dua Puluh NGO Dukung Hasyim Pimpin DPRD Medan

oleh -106 kali dibaca
OkeMedan.com/int

OkeMedan.com – Medan. Koalisi Dua Puluh NGO yang terdiri dari Pusat Kajian Studi Demokrasi, The Healthy Care Center, Forum Peduli Konsumen, Gerakan Penyambung Lidah Rakyat, Wahana Pelestarian Bumi, Wahana Tenaga Kerja Indonesia, Pusat Monitoring Penegakan Hukum, Education Watch, Lembaga Pengkajian Potensi dan Penggerak Percepatan Pembangunan Sumatera Utara, Gerakan Pemberantas Pelanggaran Hak Cipta, Merek, dan Paten, Forum Pemerhati Anggaran Pembangunan, Forum Pemerhati Pajak Bea Cukai, Forum Pemerhati Kinerja Aparatur BUMN/BUMD, Sosialisasi Center, Pusat Pemerhati Sejarah Nasional, Geradal, LSM Garuda, Lembayung Sutra, Pawalinsu, serta LSM Green Day, mendukung sepenuhnya Hasyim SE memimpin DPRD Kota Medan periode 2019-2024.

Hal itu dikemukakan Koordinator Koalisi Dua Puluh NGO Endra Wijaya Putra S Sos kepada wartawan, Kamis (22/8/2019), di Medan.

Menurutnya, Koalisi Dua Puluh NGO Kota Medan memandang perlu untuk mengambil sikap dalam pembangunan Kota Medan secara umum dan secara khusus mengenai posisi kursi Ketua DPRD Kota Medan.

Apalagi waktu pelantikan anggota DPRD Kota Medan terpilih hasil pemilihan umum 17 April 2019, tinggal beberapa minggu lagi dan dilanjutkan dengan pelantikan pimpinan dan kelengkapan dewan lainnya.

Pada pemilu yang baru lalu dimenangkan oleh PDI-Perjuangan secara nasional dan di Kota Medan. Secara otomatis, maka kursi Ketua DPRD Medan periode 2019-2024 akan dijabat oleh salah seorang anggota dari fraksi PDI-Perjuangan.

Endra Wijaya Putra S Sos menilai kursi Ketua DPRD Kota Medan adalah posisi strategis dalam rangka menentukan kelanjutan pembangunan Kota Medan ke depan.

Untuk itu jabatan Ketua DPRD tersebut haruslah diisi oleh orang yang memiliki kredibilitas yang tinggi dan dapat menyerap aspirasi masyarakat Kota Medan.

Kemajuan pembangunan Kota Medan ke depan hendaknya tidak hanya digantungkan kepada pihak eksekutif saja. Tetapi pihak legislatif juga harus berperan aktif dalam menyusun program-program pembangunan yang berorientasi pada kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat.

Dari sepuluh anggota DPRD yang terpilih dari PDI-Perjuangan, Endra Wijaya Putra S Sos menilai Hasyim SE sangat layak memimpin DPRD Kota Medan periode 2019-2024.

Adapun pertimbangan dari Koalisi Dua Puluh NGO dalam memberikan dukungannya karena Hasyim SE sudah memiliki pengalaman yang panjang dalam memimpin partai politik di Kota Medan dan juga menduduki kursi legislatif yang sudah periode ketiga.

Disamping itu Hasyim dinilai akan mampu membuat kemajuan-kemajuan yang berarti dan memberikan ide-ide segar bagi pembangunan Kota Medan ke depan. Yang terpenting juga Hasyim akan mampu mengemban amanah masyarakat Kota Medan yang dibebankan ke pundaknya bila ditetapkan sebagai Ketua DPRD Kota Medan nanti.

“Koalisi Dua Puluh NGO juga menilai selama ini bahwa saudara Hasyim adalah seorang politisi yang santun dan dapat berkomunikasi dengan banyak pihak. Baik kalangan partai politik, ormas, OKP, LSM, dan berbagai pihak lainnya, ” ujarnya.

Dari pengamatan Koalisi Dua Puluh NGO sampai saat ini Hasyim tidak pernah tersangkut dengan masalah hukum dan kejahatan lainnya.

Dari segala hal yang tersebut di atas, Koalisi Dua Puluh NGO menilai bahwa Hasyim akan dapat bekerja sama dengan Pemko Medan dan segenap Stakeholder untuk merancang pembangunan ke depan mengingat Kota Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia. Apalagi sekarang ini tantangan untuk kelanjutan pembangunan Kota Medan sangatlah besar di samping masalah kemacetan lalu lintas, pengangguran, dan kebutuhan akan infrastruktur lain.

“Kita optimis bahwa saudara Hasyim akan dapat mencarikan solusi untuk pembangunan Kota Medan ke depan sesuai dengan porsinya. Dan kita juga percaya bahwa dengan posisi Ketua DPRD Kota Medan yang nanti akan dijabat saudara Hasyim kesejahteraan masyarakat Kota Medan akan lebih meningkat,” tegas Endra Wijaya Putra. #

Berikan Komentar