Ternak Babi di 7 Daerah di Sumut Terindikasi Terjangkit Virus ASF

oleh -83 kali dibaca
Kepala Balai Veteriner Medan Agustia menjelaskan kepada wartawan bahwa ribuan babi yang mati terindikasi disebabkan virus ASF atau flu babi. OkeMedan.com/ist

OkeMedan.com – Medan. Ternak babi di tujuh kabupaten kota di Sumatera Utara (Sumut) terindikasi terjangkit virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi.  Belum ada ditemukan vaksin atau antibiotik yang dapat menyembuhkan penyakit ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai Veteriner Medan Agustia kepada sejumlah media, Kamis (7/11/2019).

“Untuk ASF sampai dengan sekarang di dunia belum ada vaksin dan antibiotik yang menyembuhkan penyakit ini,” katanya.

Indikasi adanya penyakit yang juga disebut Flu Babi ini, ditemukan Balai Veteriner Medan berdasarkan hasil uji yang sudah dilakukan terhadap beberapa sampel dari masyarakat.

Dimana uji lab yang dilakukan, sebagai tindak lanjut laporan masyarakat atas peristiwa matinya ribuan babi di Sumut. Selain positif Hog Cholera, juga ditemukan indikasi adanya ASF atau Flu Babi

“Penyakit ini sudsh menyerang Asia Timur sampai Asia Selatan. Indonesia belum terpapar penyakit ASF. Namun hasil uji kami ada indikasi. Penyakit ini bereaksi terhadap uji yang kami lakukan,” terangnya.

Namun demikian, Agustia menyatakan, indikasi yang ditemukan Balai Veteriner Medan harus diuji lebih lanjut. Tujuannya, untuk menetapkan benar atau tidak kemunculan ASF di Indonesia.

(ASF) diindikasi sebagai salah satu penyebab kasus kematian babi yang terjadi di 11 kabupaten kota di Sumut selain Hog Cholera. Hingga saat ini, total babi yang mati mencapai 4.682 ekor lebih. *om/zan

Berikan Komentar