Shaggydog, SPR, Fingerprint dan Punxgoaran Hangatkan Akhir Pekan ini di PRSU

oleh
Shaggydog asal Yogyakarta

OkeMedan-Medan Empat grup band dari genre yang berbeda bakal menghangatkan panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di eks Tapian Daya Jalan Gatot Subroto Medan, Sabtu dan Minggu malam ini (16-17 Maret 2019). Keempat band tersebut adalah Shaggydog, SPR, Fingerpirnt dan Punxgoaran.

Promotor PRSU 2019, Ferry Budiman Sumbayak didampingi Setya Dharma kepada wartawan, menyebutkan, keempat band ini akan memagnet penonton pengunjung PRSU menikmati keceriaan malam Minggu dan malam Senin ini di pekan raya terbesar di ibukota Sumatera Utara itu dengan genre masing-masing.

Malam inii, PRSU menampilkan band nasional asal Yogyakarta, Shaggydog di panggung utama. “Kami sengaja memilih Shaggydog untuk memenuhi kerinduan para doggies (fans Shaggydog) dan juga penggemar musik ska  dan reggae di Sumut,” ujar Ferry.

Menurutnya, lagu-lagu Shaggydog yang asyik bakal mengundang para doggies bergoyang ska dengan kepala menoleh kanan-kiri. Siku tangan bergantian mengarah ke depan. Lalu, kaki diangkat satu per satu mengikuti irama. Walau identik dengan ska, Shaggydog tak meninggalkan genre lainnya yang diwarnai punk, jazz, rock, swing, reggae, dan bahkan dangdut seperti “Ambilkan Gelas”.

Sebelum Shaggydog naik panggung, penonton lebih dulu akan dipanaskan oleh penampilan pencocor Punk asal Medan yang sudah tidak asing lagi bagi yaitu band SPR.

Belum puas di malam Minggu ini, besok malam (Minggu 17/3) di panggung yang sama PRSU akan mengguncang para penggemar sejati musik Metal Hardcore lewat tampilan band Fingerprint yang berasal dari Kota Medan tetapi memiliki reputasi di tingkat nasional dan internasional. “Yang rindu lagu lagu Fingerprint dan keriuhan musik metal era 90 an , silahkan datang nonton Fingerprint,” sebut pria plontos ini.

 

Tidak cukup hanya Fingerprint, di panggung yang sama juga bakal tampil grup Punxgoaran yang bergenre punk rock. Seperti diketahui, band asal Pematang Siantar ini tiba-tiba saja  meledak namanya di jagad sosmed setelah meluncurkan kembali lagu “Sayur Kol” dalam versi mereka. Band Differencia akan membuka konser mereka.

PIC Media PRSU 2019, Diurnanta Qelanaputra, dalam kesempatan yang sama menjelaskan, PRSU tidak lagi mengutip bayaran untuk menonton band-band di panggung utama yang shownya dimulai pukul 8.30 malam. “Calon penonton cukup membeli tiket masuk 25 ribu rupiah di loket pintu masuk, dah tu bebas menonton di panggung utama maupun mengunjungi spot spot dan stand yang ada di dalam PRSU,” ujarnya. Hal yang sama juga berlaku pada hari-hari lain. Pada hari kerja, tiket dewasa lebih murah, hanya Rp 20 ribu per orang.

Diur menambahkan, selain di panggung utama, setiap malam di panggung lainnya, Panggung Keong,  juga digelar pertunjukan seni budaya dari masing-masing pemerintah kota dan kabupaten yang menjadi peserta PRSU tahun ini. “Yang rindu kamnpung halaman boleh menebusnya di panggung keong,” imbuhnya. Berbagai kuliner juga tersedia bagi poengunjung di Food Court PRSU maupun stand stand makanan dengan harga terjangkau selain stand stand produsen otomotif , busana, elektronik, produk perbankan, good consumer dan lain-lain . +

OM-AKBAR

 

 

Berikan Komentar