Seminar Advokasi dan Perlindungan Terhadap Kekerasan Anak

oleh -462 kali dibaca
Seminar Advokasi dan Perlindungan Terhadap Kekerasan Anak. OkeMedan/H5

OkeMedan – Labuhanbatu. Advokasi anak jadi dasar yang harus dikedepankan. Karena kekerasan tehadap anak kerap terjadi dan sifatnya di ruang tertutup.

“Keluarga adalah tempat utama advokasi dimulai dengan dukungan lingkungan,” kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Labuhanbatu, Tuti Noprida di acara seminar Advokasi dan Perlindungan Terhadap Kekerasan Anak, Kamis (11/4/2019) di Hotel Platinum, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara.

Harapan dari seminar ini, kata dia agar adanya penegakan hukum yang benar – benar memihak kepada anak. Sehingga anak dapat tumbuh berkembang dengan baik.

Sedangkan narasumber dari Yayasan Disabilitas Tanjung Balai, Agus Salim Hutagalung mengatakan jiwa sosial dan keikhlasan menjadi dasar mewujudkan rasa peduli terhadap tindak kekerasan perempuan dan anak.

Pemilik rumah singgah ini juga mengatakan, Kegiatan acara ini merupakan ranah pintu masuk untuk membangun kepedulian terhadap tidak dan mungkin menurunkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari diskusi itu terungkap beberapa kasus yang terjadi dan belum ada data akurat tentang jumlah anak dipable di Labuhanbatu dan juga berapa kasus hukum yang terjadi atas tindak kekerasan yang terjadi di Labuhanbatu.

OM-H5

Berikan Komentar