Sekjen Kemenag : Jangan Salah Memaknai Moderasi Beragama

oleh -649 kali dibaca
Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pejabat Struktural dan Fungsional Kementerian Agama Sumatera Utara di Aula Jabal Nur Asrama haji Medan, Rabu 13 Februari 2019. okemedan/nawan

OkeMedan-Medan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama RI Prof. Dr. H.M. Nur Kholis Setiawan, MA menegaskan jangan salah memaknai Moderasi  Beragama karena jika salah maka bisa menimbulkan arti tentang keberadaan agama itu sendiri .

” Moderasi beragama itu adalah meyakini secara absolut ajaran agama yang kita yakini dan memberikan ruang terhadap agama yang diyakini oleh orang lain,” kata Nur Kholis pada acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pejabat Struktural dan Fungsional Kementerian Agama Sumatera Utara di Aula Jabal Nur Asrama haji Medan, Rabu 13 Februari 2019.

Nur Kholis yang menjadi Narasumber pada acara tersebut dengan tema ‘ Moderasi Beragama dan Kebersamaan Umat’ menjelaskan bahwa di Indonesia ada dikenal dengan aliran kiri dan aliran kanan dimana kalau aliran kiri itu menganut faham liberalisme yang memandang semua agama adalah sama sedangkan aliran kanan itu menganut faham radikalisme yang memandang agama yang diyakininya adalah yang paling benar sedangkan agama lain adalah salah.

” Moderasi Beragama berada di tengahnya.Kita meyakini agama kita secara absolut tanpa menyalahkan keyakinan atau agama orang lain,” ungkapnya.

Sekjen Kemenag mengungkapkan jika aliran kanan dan aliran kiri dibiarkan maka ini akan mengancam kehidupan umat beragama yang ada di negara kita saat ini. ” Makanya kita harus memahami dan menyampaikan tentang Moderasi Beragama itu di tengah tengah kehidupan umat beragama,” demikian kata Nur Kholis.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Sumut H. Iwan Zulhami, SH, MAP mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut program strategis Kemenag dalam Rapat Kerja Teknis Kemenag pusat.

Iwan Zulhami menyampaikan, kegiatan Rakernis ini juga dirangkai dengan Deklarasi Menolak Hoax dan Ujaran Kebencian dan mendukung pemilu damai Tahun 2019 yang dibacakan oleh seluruh peserta Rakernis yang terdiri dari Kakankemenag kabupaten/kota, kepala madrasah, kepala KUA, penyuluh dan pengawas di lingkungan Kementerian Agama Sumatera Utara.

Turut menjadi narasumber pada acara tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Sekretaris MUI Sumut Dr. Adiansyah.

OM-Nawan

 

Berikan Komentar