Ini Langkah agar Virus HC dan ASF tidak Menyebar ke Ternak Babi

oleh -118 kali dibaca
Kepala Balai Veteriner Medan Agustia. OkeMedan.com/ist

OkeMedan.com – Medan. Penemuan ribuan babi mati akibat Hog Cholera dan mengarah ASF, Balai Veteriner Medan mengimbau masyarakat agar tidak membuang ternak babi di sembarang tempat. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus ke ternak babi lainnya.

Kepala Balai Veteriner Medan Agustia saat ditemui, Kamis (7/11/2019), menyebutkan, selain jangan membuang sembarangan, masyarakat juga diminta melakukan
sejumlah langkah.

“Tolong mengetatkan lalu lintas ternak, tidak beli ternak dengan harga murah, antar peternak tidak saling menjenguk,” katanya.

Agustia juga menyarankan, agar bangkai babi yang mati segera dibakar atau dikubur. Masyarakat juga diharapkan memperhatikan kebersihan kandang.

“Pagi sore semprot disinvektan. Meski tidak membunuh, tapi menghambat virus tadi,” katanya.

Selain Hog Cholera, babi yang mati terindikasi African Swine Fever (ASF) atau Flu Babi. Hog Cholera dan Flu Babi jelasnya, memiliki gejala yang sama pada babi. Bedanya, Flu Babi belum ada vaksin dan obatnya.

“Kalau masuk tubuh (babi) semua organ dia hancurkan. Kecepatan kematian tinggi, jumlah kematian banyak,” tegasnya.*om/zan

Berikan Komentar