Di Tembung Ada Taman Edukasi di Bantaran Sungai

oleh -154 kali dibaca

OkeMedan-Medan  Gerakan Peduli Sungai (GPS) Tembung berkolaborasi bersama GENBI (Generasi Baru Indonesia Sumatera Utara), meresmikan TAS Go Green (Taman Alam Sungai Go Green) yakni taman edukasi di kawasan areal pinggiran sungai Desa Bandahar Khalipah, Jalan Duku Raya, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (2/12) pagi.

Dalam kegiatan itu, GPS Tembung bersama GENBI mengajak seluruh masyarakat khususnya bermukim di bantaran sungai maupun masyarakat luar untuk sadar akan lingkungan.

Dengan membuka taman edukasi bagi anak-anak dan masyarakat, mereka juga mengajak masyarakat supaya sadar akan kebersihan lingkungan terutama tak membuang sampah di pinggiran sungai.

Dalam peresmian itu, GPS Tembung dan GENBI selaku panitia mengundang masyarakat sekitar, unsur pemerintahan Desa, Kecamatan, Koramil, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang mendanai kegiatan tersebut, serta para penggiat lingkungan.

Siddiq selaku Founder GPS Tembung, berharap semoga masyarakat sekitar sadar akan lingkungan khususnya di daerah aliran sungai untuk tidak membuang sampah ke sungai. Bagi pengusaha seperti pabrik, juga agar tak membuang limbahnya ke sungai.

Edy Sinambela, selaku Penggiat Lingkungan menyebut bahwa areal pinggiran sungai di kawasan Desa Bandar Khalipah sejatinya sangat indah dan bersih pada tahun 2012 silam.

“Tetapi sejak dibuat jembatan Gang Murai, sebagai jalan alternatif para pengguna jalan. permasalahan datang karena banyak pembuang sampah dari luar,” sebutnya.

Lufi Hakim Simanjuntak, tim dari GPS Tembung menegaskan, bahwa GPS Tembung merupakan rintisan anak Go Green yang berubah nama dengan gerakan peduli sungai (GPS). Hadirinya GPS akan menjadi Media untuk menciptakan sungai Go Green.

GPS ingin merubah kesan negatif yang masih melekat pada masyarakat Tembung yang dianggap banyaknya penyakit masyarakat, seperti narkoba, kawasan kumuh dan sebagainya.

“Hari ini GPS hadir mengajak masyarakat, bahwa disini banyak taman edukasi. Ini digagas 1 tahun lalu. Saya berjanji akan mengajak masyarakat disini untuk memberikan edukasi di taman Go Green ini, menjadikan UMKM dari sampah yang ada,” tegasnya.

Dirinya juga mengharapkan, kepada pihak Desa Bandar Khalipah dan Desa Laut Dendang agar bisa bekerjasama dengan pihak GPS dalam membangun kebersihan lingkungan di areal pinggiran sungai.

Acara dilanjutkan penyerahan alat-alat kebersihan seperti, cangkul, kereta sorong, tempat sampah, dari pihak BI Sumut kepada GPS. Selanjutnya, panitia mengajak perwakilan Desa, Koramil, Pecinta Lingkungan dan perwakilan tokoh masyarakat untuk melakukan penanaman pohon produksi di areal pinggiran sungai. (OM/nawan)

 

Berikan Komentar