Ada Perubahan Pelaksanaan UTBK-SBMPTN Hybrid dan New Normal, Ini Penjelasannya

oleh -266 kali dibaca
Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes.

Medan | okemedan – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengeluarkan pemberitahuan tentang Pelaksanaan UTBK 2020 pada Kondisi Hybrid dan Normal Baru.

Ketua LTMPT Prof. Dr. Muhammad Nasih dalam siaran pers, Rabu (24/6/2020) mengatakan, LTMPT menyampaikan beberapa beberapa perubahan pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun ini karena ada beberapa masukan dari Mendikbud, Dirjen Dikti, dan Majelis Rektor PTN.

Perubahannya adalah hanya satu materi ujian, yakni tes potensi skolastik (TPS), pelaksanaan tes relatif pendek yaitu hanya 105 menis (1 jam dan 45 menit), dua sesi sehari, yang sebelumnya 4 seni.

Bagi peserta yang sudah mendapatkan sesi 3 dan 4 sesuai yang tertera pada kartu, maka diminta untuk mencetak kartu peserta kembali untuk melihat jadwal ujian pada sesi keberapa. Ujian sesi 1 pukul 09.00-11.15 Wib, sedangkan sesi 2 pukul 14.00-16.15 Wib.

Penyebaran lokasi test dan 100 % mematuhi protokol kesehatan. Hal ini untuk melindungi menjaga kesehatan dan keselamatan para pihak serta mencegah penyebaran covid-19 dengan membatasi mobilitas (pergerakan) peserta antar provinsi atau antar kab/kota.

Lanjut Prof Muhammad Nasih, pelaksanaan UTBK pada kondisi normal baru harus tetap mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan semua komponen yang terlibat, dengan menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat.

Pelaksanaan UTBK juga harus memperhatikan status perkembangan pandemi Covid-19 di seluruh pusat UTBK PTN dan mendapat izin dari Satgas Covid-19 di masing-masing daerah.

Sesuai arahan Diejen Dikti Kemdikbud dan Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19 dan mengutamakan keselamatan peserta dan penyelenggara, disampaikan beberapa kebijakan baru sebagai berikut:

1. Pelaksanaan Tes UTBK perhari diubah dari 4 (empat) sesi mejadi 2 (dua) sesi, dengan rincian perubahan waktu: a) sesi 1, pukul 09.00 – 11.15 Waktu setempat, dan b) sesi 2, pukul 14.00 – 16.15 waktu setempat. Jeda waktu selama 2 jam 45 menit digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi.
2. Tes UTBK akan akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni: a) tahap I, pada tanggal 5-14 Juli 2020, dan b) tahap II, pada tanggal 20-29 Juli 2020. Pengumuman SBMPTN akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2020.
3. Peserta yang masih berada (berdomisili) di luar provinsi/kabupaten/kota dan tidak dapat hadir di lokasi pusat UTBK PTN tempat tes karena alasan keselamatan dan kesehatan serta pusat UTBK yang belum dapat menyelenggarakan tes karena satu dan lain hal, akan mengikuti tes UTBK di lokasi mitra UTBK Tambahan, di daerah setempat. Pusat UTBK PTN bekerja sama dengan SMA/SMK/MA mitra yang memenuhi persyaratan.
4. Kegiatan penjadwalan ulang dan relokasi tempat tes, akan dilaksanakan oleh LTMPT dan Pusat UTBK PTN dan akan diinformasikan kepada seluruh peserta UTBK-SBMPTN melalui saluran informasi resmi LTMPT.
5. Peserta disilahkan logis kembali di portal LTMPT untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Baru. Waktu pencetakan Kartu Peserta Baru akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman resmi LTMPT.

Sementara itu Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom saat di kantornya juga menyampaikan beberapa hal dalam menyikapi kebijakan baru LTMPT terhadap pelaksanaan tes UTBK-SBMPTN Tahun 2020.

“Kami Unimed tentu akan menyikapi dengan arif kebijakan baru dari LTMPT ini, karena tentu kebujakan baru ini buah dari diskusi yang ketat dan baik, untuk kepentingan keselamatan bersama dan mencegah penyebaran Covid-19. Kami juga akan segera mengadakan rapat internal dalam menyahuti kebijakan baru ini. Alhamdulilah kami Unimed sudah menerima surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Utara yang langsung ditandatangani pak Gubernur. Saat kami koordinasi kepada pak Gubsu, sudah kami sampaikan bahwa pelaksanaan UTBK di pusat UTBK Unimed dan mitra akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, bahkan nanti sebelum pelaksanaan UTBK dilaksanakan, Tim Gugus Tugas Provsu akan langsung meninjau dan melihat simulasi penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan UTBK, ” ujar Rektor.

Lanjut Dr Syamsul, terkait lokasi tes UTBK di Unimed, yakni ada 11 lokasi yakni : Unimed, Pascasarjana UMSU, UMA, UNPAB, UPU, MAN 1 Medan, SMKN 14 Medan, SMK S Tritech Informatika Medan, SMK S Al-Fatah Medan, SMA S Teladan Medan dan SMK S Ar-rahman Medan.

Peserta yang akan mengikuti tes UTBK-SBMPTN di Unimed berjumlah 13.955, yang terdiri pendaftar reguler 10.350 dan pendaftar KIP-K 3.605.

“Bagi peserta yang mengalami kendala dan permasalahan akibat kebijakan baru ini, kami persilahkan menggunakan helpdesk LTMPT, atau helpdesk/call center dan tim IT Unimed melalui berbagai saluran call center, media sosial unimedofficial dan email. Semoga pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun ini dapat berjalan dengan sukses dan tetap berhasil dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” harap Rektor.

(zan/ril)

Berikan Komentar