OkeNasional

Ternyata Kematian PDP Lebih Dominan Dibandingkan Pasien Positif Corona di Indonesia

* Tak Pernah Disebut ke Publik

Jakarta | okemedan. Kasus kematian dalam kasus corona di Indonesia lebih dominan terjadi pada kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dibandingkan kematian pasien positif terjangkit virus corona.

Demikian dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Seperti dilansir detikhealth, hal ini terungkap dari sejumlah laporan di daerah, terutama di pulau Jawa.

Sementara kematian PDP-ODP atau suspek ini tidak pernah disebut dalam laporan harian penanganan COVID-19 pemerintah pusat kepada publik.

Disebutkan, pada laporan situasi COVID-19 di Indonesia per tanggal 15 Juli, WHO menunjukkan data dari 22 Juni sampai 12 Juli ada 296 PDP dan orang dalam pemantauan (ODP) di DKI Jakarta meninggal dunia.

Angka tersebut lebih dari tiga kali lipat kematian pasien terkonfirmasi yaitu 87 orang.

Kasus di Jawa Timur ada 763 kematian PDP dan PDP pada periode yang sama. Jumlah ini lebih tinggi dari angka kematian kasus terkonfirmasi yaitu 491 orang.

“Kematian di antara pasien dalam pengawasan jauh lebih tinggi daripada kematian di antara kasus COVID-19 yang sudah terkonfirmasi,” tulis WHO seperti dikutip dari situs resminya pada Sabtu (18/7/2020).

Sementara belum lama ini, Kementerian Kesehatan melakukan revisi istilah. PDP dan ODP kini disebut sebagai suspek.

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button