OkeNews

Zuraida Cs hanya Dituntut Seumur Hidup

Medan – Zuraida Hanum, otak Pelaku dan Jefri Pratama serta Reza Fahlevi, eksekutor pembunuhan sadis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin hanya dituntut hukuman seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam amar tuntutannya, JPU menyatakan perbuatan terdakwa Zuraida Hanum selaku otak pelaku yang juga istri dari hakim Jamaluddin, terbukti sebagaimana sesuai melanggar pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1,2 KUHP.

Jaksa menilai Zuraida terbukti bersalah melakukan pembunuhan bersama Jefri dan Reza.

“Meminta agar majelis hakim menuntut terdakwa Zuraida Hanum dengan pidana penjara selama seumur hidup,” tutur Jaksa di Pengafilan Negeri (PN) Medan, Rabu (10/6/2020) dihadapan majelis hakim diketuai Erintuah Damanik.

Jaksa menyebut hal yang memberatkan terdakwa Zuraida Hanum adalah, pembunuhan direncanakan dengan matang kepada suaminya sendiri. Sementara itu, jaksa menyebut tidak ada hal yang meringankan terdakwa.

Sementara itu, jaksa dalam amar tuntutannya menyatakan perbuatan dua eksekutor pembunuh korban (Jamaluddin), Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, melanggar pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jaksa menyebut kasus pembunuhan seorang hakim PN Medan (Jamaluddin) bermula dari perkenalan Jefri dengan Zuraida. Keduanya pun mulai saling menyukai dan terjalin asmara.

Terdakwa Zuraida pernah bercerita kepada Jefri tentang masalah rumah tangganya dengan Jamaluddin. Zuraida disebut sempat mengungkapkan niat untuk membunuh Jamaluddin karena merasa dikhianati.

Jefri kemudian disebut mengajak Reza untuk bertemu dengan Zuraida. Dalam pertemuan itu, Jefri disebut menyampaikan permintaan Zuraida untuk membunuh Jamaluddin.

Jaksa menyebut Reza sempat mempertanyakan niat membunuh itu kepada Zuraida. Saat ditanyai Reza, Zuraida membenarkan dan memberikan keyakinan bahwa niatnya itu bukan sekadar memanfaatkan Jefri.

Singkat cerita, eksekusi terhadap Jamaluddin kemudian dilakukan pada Jumat (29/11/2019). Eksekusi dilakukan di kamar Jamaluddin oleh Jefri, Reza dan Zuraida.

Mayat Jamaluddin kemudian dibuang ke perkebunan sawit di Deliserdang. Jasad dibuang bersama dengan mobil milik Jamaluddin untuk membuat seolah-olah terjadi kecelakaan.

(red)

Berikan Komentar

Tags

Baca Juga

Back to top button
Close