OkeNews

PT Taksa Vision Bina 300 Peternak Ikan Lele

OkeMedan   – Labuhanbatu. Sebanyak 300 peternak ikan yang tergabung dalam 30 kelompok tani (Koptan) se Labuhanbatu mendapat pembinaan, Rabu (28/11/2018) di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu.

Peternak ikan lele tersebut merupakan usaha binaan pihak PT Taksa Vision, perusahaan TV Kabel Rantauprapat.

Pada kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani (Koptan) Tanjung Harapan, Suroso mengharapkan sesama koptan saling asih dan asuh. Dan berbagi pengalaman serta kiat sukses.

Sementara, Kordinator Umum Koptan Zein Nasib  mengakui, pertemuan pemberdayaan yang dilakukan adalah ajang berbagi ilmu dan wawasan dalam berternak ikan lele.

Sehingga para peternak ikan mendapat tehnik membudidayakan ikan di kolam plastik terpal. Sehingga hasil usaha tersebut dapat membantu peserta kelompok tani.

“Kita saling sharing dan bisa saling mengetahui sekaligus bersilaturahmi untuk berbagi ilmu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, peserta yang hadir juga melakukan studi banding ke kolam ikan milik Koptan Tanjung Harapan.

Di lokasi terdapat empat kolam terpal berukuran 3×5 meter. Bermuatan 5000 ekor untuk masing-masing kolam. Dan panen dalam 2 bulan untuk ukuran sekilo 10 ekor ikan.

Sedangkan, CEO PT Taksa Visipm Muhammad Iqbal Panglimunan mengatakan apapun yang diperbuat jangan hanya berorientasi untuk hari ini. Menurut dia, keberhasilan manusia itu berpikir bagaimana sukses nanti di kedepan hari.

“Jangan sekedar pragmatis. Kita membangun pola pikir, saat ini kita ngerjai usaha sendiri, tapi lima tahun kedepan berhasil dan menjadi pengusaha dengan memiliki pekerja,” bebernya.

Menurut dia, dalam berkumpul akan terjadi perbedaan pendapat. Maka, dia menyarankan agar menghindari berdebat. Tapi saling menggodok ide secara bersama. Jangan sampai terjadi konflik dan persinggungan. Silaturahmi adalah pintu rezeki. Mari kita mencapai keinginan kita dan rezeki, imbuhya.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan sekarang menjadi akar usaha untuk kehidupan mendatang,” tandasnya.

Kepada wartawan, Muhammad Iqbal mengakui dalam bantuan itu pihaknya menyediakan material kolam, benih ikan, pakan dan kemitraan pemasaran.

Bantuan itu memiliki bagi hasil dengan pihak peternak dan sebahagian akan disiaihkan sebagai modal usaha bergulir. “Kita memakai sistem bantuan bergulir. Hasil usaha akan diberikan sebagai modal usaha peserta lainnya,” tandasnya. OM H5

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button