OkeNews

Protokol Kesehatan Terabaikan, Operasi Pasar Murah Dipadati Warga

Medan – Imbauan protokol kesehatan berupa social distancing dan psychal distancing atau apa saja istilah di masa pandemi Covid-19 ini terkesan terabaikan. Betapa tidak. Pasalnya kerumunan warga tampak memadati operasi pasar yang digelar Pemko Medan, Senin (27/4 /2020).

Pemandangan ini terlihat ketika Disperindag Kota Medan menggelar operasi pasar di salah satu ruko depan Pasar Simpang Limun Jalan Sisingamangaraja Medan, pukul 14.00 WIB.

Warga tampak antri bahkan berdesak-desakan untuk mendapatkan sembako murah yang dijual Disperindag kepada masyarakat.

Meski diimbau agar memakai masker, namun ada juga warga yang tidak menggunakannya.

Aturan menjaga jarak satu orang dengan lainnya juga diabaikan. Warga tak mempedulikan imbauan yang selama ini terus dikumandangkan oleh pemerintah. Padahal kota Medan merupakan zona merah pandemi covid-19. Begitu juga lokasi operasi pasar tersebut.

Kerumunan warga tanpa jarak tersebut dikhawatirkan memudahkan terjadinya  transmisi lokal penularan Covid-19. Artinya penyebaran virus corona tidak lagi terjadi dari masyarakat luar ke Kota Medan, tetapi sudah antarmasyarakat lokal.

Salah seorang warga yang dimintai komentarnya tentang aturan untuk menjaga jarak atau lainnya terkait antisipisasi penyebaran virus corona mengaku tidak mempersoalkan demi mendapat sembako murah pada operasi pasar murah yang digelar Pemko Medan.

“Yang penting bisa beli sembako murah bang,” kata wanita yang tak ingin disebutkan namanya saat itu mengenakan masker.

(nawan/zan) 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button