OkeNews

PD Gerakan Pemuda Al Washliyah se Sumut : Pernyataan Good Looking dan Hafiz Quran Dicurigai Radikal Ancam Keselamatan Ulama, Da’i dan Hafizh Quran

* Minta Usut Tuntas Penikaman Syeikh Ali Jaber

Medan I okemedan. Kader Gerakan Pemuda Al Washliyah se Sumatera Utara menyesalkan peristiwa penikaman Syeikh Ali Jaber yang dilakukan Alpin Andria (22), Minggu (13/9/2020) sore.

Hal itu ditegaskan PD GPA Madina Abdurrahman Saleh, PD GPA Palas
Jul Ihwan Lubis, PD GPA Padangsidimpuan Guswan, PD GPA Tapteng Melfan Tanjung, PD GPA Siantar M Hidayatullah, PD GPA Simalungun Hendra Sukmana Sinaga, PD GPA Labusel Nurbain Nasution, PD GPA Labuhanbatu Hambali Ritonga, PD GPA Labura Ilham Shahputra, PD GPA Tanjungbalai Ferry Fadli, PD GPA Asahan
Zul Firman Sitorus, PD GPA Batubara
M. Zein Damanik, PD GPA Tebingtinggi
Yusrizal Pulungan, PD GPA Sergai
Fachri Lubis, PD GPA Medan Ferry Dika,
PD GPA Binjai Zulham Siregar, PD GPA Langkat Herman Syahril, PD GPA Gunungsitoli Iman Chaniago dan
PD GPA Phakpak Bharat Jontri, Senin (14/9/2020).

Para kader GPA Se Sumut ini juga mengutuk perbuatan warga Jalan Tamin Gang Kemiri No.33 Kelurahan Sukajawa TKB Bandar Lampung, saat Syeikh Ali Jaber sedang mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, yang mengakibatkan luka tusukan senjata tajam di lengan atas kanannya.

“Mengecam dan mengutuk keras perbuatan yang dialami ulama, pendakwah sekaligus Hafiz Quran kami ini. Untuk itu kami meminta kepolisian mengusut tuntas penikaman tersebut,” kata mereka.

Sebab, menurut mereka, perbuatan yang dilakukan Alpin Andria tersebut diduga tidak murni atas perbuatannya sendiri. Apalagi disebut kalau pelakunya mengalami gangguan jiwa.

“Seperti kasus-kasus atau pelecehan yang lain berkaitan dengan umat Islam saat terungkap, selalu pelakunya dikaitkan atau disebut alami gangguan jiwa. Kok selalu seragam alasannya,” kecam mereka.

Jika mengalami gangguan jiwa, tetapi kenapa An selalu aktif menggunakan di media sosial. Ini yang menjadi pertanyaan besar.

“Orang gila aktif bermedsos. Aneh juga. Apalagi mau membunuh Syeikh Ali Jaber,” tanya mereka.

GPA se Sumut juga mensinyalir apakah perbuatan pelaku itu terpengaruh atas pernyataan Menteri Agama Good Looking dan Hafiz Quran dicurigai sebagai radikal. Sebab, melihat sosok Syeikh Ali Jaber yang juga anak angkat SBY itu masuk dalam kriteria tersebut.

Syeikh Ali Jaber. Ist

“Kita berharap Menteri Agama tidak lagi membuat pernyataan pernyataan kontroversi yang merugikan umat Islam dan mengancam keselamatan para ulama, da’i, Hafiz dan penceramah kita, apalagi yang terbaru akan membuat sertifikasi Da’i dan penceramah khususnya yang beragama Islam,” tegas mereka.

GPA se Sumut berharap Menteri Agama menjadi penyejuk umat bukan membuat pernyataan dan kebijakan yang memecah umat.

“Masalah radikal, serahkan kepada kepolisian untuk mengungkapkannya. Sungguh tak baik dikaitkan dengan ulama, da’i dan Hafiz yang belum tentu jelas kebenarannya dan hanya melahirkan kebencian sehingga menimbulkan tindakan-tindakan yang mengancam keselamatan para ulama, da’i dan Hafiz Quran, ” ucap mereka.

OM-zan 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button