OkeNews

MAN 2 Deliserdang Dirikan Pondok Tahfiz

OkeMedan – Lubukpakam. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Deliserdang di Lubukpakam melakukan terobosan baru di Sumatera Utara (Sumut) yakni mendirikan pondok Tahfiz di lingkungan sekolah tersebut.

Hal itu ditandai dengan peresmian pondok Tahfizh tersebut oleh Gubernur Sumut melaluo Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Nouval Mahyar, Jumat (23/11/2018) pagi.

Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada MAN 2 Deliserdang atas inisatif telah membangun pondok tahfiz tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deliserdang, kami mengapresiasi pendirian pondok tahfiz ini. Pondok tahfiz ini untuk masyakat secara umum di Lubukpakam atau secara khusus pada siswa di MAN 2 ini. Saya harap bahwa ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh semua pihak, sehingga bisa menghasilkan generasi muda Islam yang menguasai Al Quran, mampu menghafal sekaligus saya harap bisa mempelajari kandungan Al Quran,” ujarnya usai memantau aktivitas pondok tahfiz usai peresmiannya.

Dari 10 pondok yang direncanakan dibangun, enam di antaranya sudah berdiri. Sisanya, sejumlah pihak dari Pemkab Deliserdang dengan besar hati mau memberikan sumbangan untuk pembangunan empat pondok.

“Laporan MAN 2, yang sudah terbangun enam dari rencana 10. Jadi ini momentum yang baik untuk semua pihak untuk beramal ibadah membangun pondok ini untuk dimanfaatkan,” ucapnya.

Sementara Nouval Mahyat mengatakan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengapresiasi langkah yang dilakukan Kepala MAN 2 Deliserdang Burhanuddin Harahap, beserta jajarannya dalam membangun pondok tahfiz tersebut. “Harapan gubernur, MAN yang ada di kota lain bisa melakukan hal serupa dan terus meningkatkan kemampuan siswanya dalam menghafal Al Quran, ” katanya.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara M David Saragih menjelaskan, pondok tahfiz di MAN 2 Deliserdang itu menjadi yang pertama terjadi di Sumut.

“Memang sebenarnya program kita itu mengupayakan bagaimana anak-anak marasah minimal menghafal Juz Amma. Tapi ini MAN 2 telah melakukan sebuah program yang khusus sehingga membuat hafalan Quran itu lebih banyak atau bertambah, ” katanya.

Atas inisiatif tersebut, pihaknya mengapreasiasi langkah yang dilakukan MAN 2 Deliserdang.

“Program penghafalan Al Quran ini cukup singkat dan meluas. Untuk masyarakat umum yang ingin bisa datang, tentunya kami apresiasi langkah MAN 2 ini,” pungkasnya.

Kepala MAN 2 Burhanuddin Harahap mengatakan, pendirian pondok Tahfiz tersebut berawal dari kunjungan ke Turki dan melihat banyaknya program tahfiz Quran di negara tersebut.

“Saya pernah diutus kementerian agama pusat mengikuti seminar tentang pengelolaan pendidikan ke Turki. Jadi saya lihat di sana pondok tahfizul Quran itu jadi pelajaran intensif, siswa dibimbing intensif untuk menghafal Al Quran. Jadi saya terinspirasi dari situ. Biasanya kita buat belajar intensif untuk ujian ini, mempelajari ini. Kenapa kita tidak buat intensif tahfizul Quran yang di dalamnya pasti terjamin keselamatan dia baik dunia dan akhirat. Tahfiz ini membumi tapi kadang-kadang pelaksanaannya belum seperti ini,” katanya.

Dengan 876 siswa-siswi yang ada, setiap 10 hari, sebanyak 10 siswa tiap pondok akan menghafal dua juz Quran dibimbing tenaga pengajar.

“Tujuannya sesunngguhnya adalah mengagungkan Al Quran sekaligus bagaimana kehidupan ini khusus umat Islam agar mempedomani jalannya hidupnya dengan Al Quran. Karena siapa saja yang mengagungkan Al Quran, mengamalkan dan menghafalkannya, Allah SWT akan meridoi hidupnya,” ujarnya.OM red

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button