OkeNews

Larangan Mudik, Jalinsum Lengang dari Angkutan Umum

Tanjungmorawa– Dengan diberlakukannya larangan mudik secara nasional oleh pemerintah mulai tanggal 24 April 2020, berimbas kepada situasi lalu lintas  jalan lintas Sumatera (jalinsum).

Pantauan di Jalinsum kawasan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang Sumut, Minggu (26/4/2020) pagi ini tampak lengang.

Tampak tidak ada lagi bus penumpang angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) atau Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) melintas  dari kedua arah.

Pengusaha atau sopir bus angkutan umum di Sumatera Utara mematuhi dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan melarang mudik Lebaran pada hari raya Idul Fitri 1441 H bagi seluruh masyarakat Indonesia demi menekan penyebaran virus Corona ke banyak daerah.

Pemerintah telah menyiapkan aturan tentang larangan mudik yakni Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan bahwa sanksinya akan berpatokan pada UU no 6 tahun 2018 soal Kekarantinaan Kesehatan.

“Sanksinya itu ada di UU Karantina no 6 tahun 2018 ada itu. Saya nggak hapal persis, tapi mungkin akan kita ambil dari situ,” jelas Budi beberapa waktu lalu.

Sanksinya menurut Budi paling berat bisa jadi terkena denda dan hukuman kurungan.

“Ada denda sama hukuman. Dendanya berapa lupa saya, dilihat UU-nya aja. Kalau hukuman ya mungkin kurungan.” kata Budi.

Bila dilihat dari UU no 6 tahun 2018, dalam pasal 93 disebutkan ada hukuman kurungan paling lama setahun dan denda maksimal hingga Rp 100 juta.

(red)

Berikan Komentar

Tags

Baca Juga

Back to top button
Close