OkeNews

Kasus COVID-19 di Indonesia Diperkirakan Capai 100.000 Lebih

Jakarta – Kasus COVID-19 di Indonesia diperkirakan akan melebihi 100.000, kata seorang pakar dari satuan tugas pandemi pemerintah, Kamis (16/4).

Dalam jumpa pers, Profesor Wiku Adisasmito mengatakan jumlah kasus diperkirakan akan memuncak antara awal Mei dan awal Juni. Ini didasarkan pada prediksi oleh para ahli, lembaga ilmiah dan individu.

“Kami telah meninjau dan menggabungkan semua prediksi … Jumlah kasus selama puncak kumulatif adalah 95.000. Padahal pada Juni dan Juli, kumulatif kasus yang dikonfirmasi akan mencapai 106.000, ” katanya.

Dia mencatat, bagaimanapun, bahwa jumlah itu bukan angka yang kaku, dan pemerintah berharap bahwa jumlah kasus akan lebih rendah.

Pada Kamis sore, ada 5.516 COVID-19 kasus yang dilaporkan di Indonesia dengan 496 kematian dan 548 kasus yang pulih.

Indonesia memiliki salah satu tingkat kematian tertinggi di dunia, antara 8 persen dan 9 persen.

Sejak Indonesia mengumumkan kasus COVID-19 pertamanya pada 2 Maret, pengamat telah mengkritik pemerintah karena tidak transparan mengumumkan perincian kasus-kasus tersebut dan memberikan data yang andal.

Pemerintah pada awalnya menjelaskan bahwa ini untuk menghindari menyebabkan kepanikan publik. Namun awal pekan ini, Presiden Joko Widodo menginstruksikan para pejabat untuk memberikan data transparan.

Prof Adisasmito mengatakan pemerintah sedang mengerjakan ini secepat mungkin. “Kami sekarang mengintegrasikan data dalam gugus tugas COVID-19. Kami bekerja sangat keras untuk memastikan bahwa ada integrasi data di semua tingkatan di Indonesia, dari tingkat kabupaten, tingkat provinsi, dan tingkat nasional, “katanya, seraya menambahkan bahwa ada upaya untuk meningkatkan validitas data.

“Segera setelah kami memiliki semua data yang terintegrasi dan valid, kami akan memberi tahu publik tentang situasi tersebut.”

 

Sumber: CNA

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button