OkeNews

Indonesia Bantu 4.500 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 Singapura

Singapura – Singapura telah menerima pengiriman tempat tidur dan perlengkapannya dari Indonesia untuk fasilitas perawatan pasien COVID-19 di negara tersebut.

Pengiriman barang tempat tidur dari Indonesia pada 22 April 2020 itu untuk digunakan di fasilitas perawatan yang menampung pasien COVID-19 dengan gejala lebih ringan.

Ke-4.500 item terdiri dari tempat tidur berikut kasur, penutup kasur, seprai, bantal, sarung bantal dan selimut, kata Yayasan Temasek dalam pernyataan media, Rabu (22 April).

“Selama beberapa minggu terakhir, Yayasan Temasek telah bekerja dalam kemitraan erat dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura untuk mendukung tanggapan dalam mengelola pandemi COVID-19,” kata pernyataan itu.

Barang-barang, dipesan oleh Temasek Foundation, akan digunakan untuk menambah persediaan yang ada di fasilitas isolasi masyarakat seperti Singapore Expo.

Temasek Foundation menambahkan bahwa perusahaan konsultan perkotaan dan infrastruktur Surbana Jurong memainkan “peran integral” dalam mendirikan fasilitas ini.

Menurut Temasek Foundation, pengiriman barang-barang ini difasilitasi oleh Kedutaan Indonesia di Singapura, dan akan lebih banyak lagi dikirimkan tergantung pada kebutuhan di masa mendatang,.

“Dalam masa-masa sulit yang dihadapi oleh komunitas global untuk mengelola situasi COVID-19, adalah penting untuk tetap bersatu dan membantu satu sama lain agar lebih kuat,” kata yayasan itu.

Temasek Foundation menghargai solidaritas dan dukungan dari Indonesia untuk memperluas bantuan untuk pengadaan perlengkapan tempat tidur untuk digunakan di fasilitas perawatan masyarakat Singapura.

Fasilitas di Singapore Expo, yang dibuka pada 10 April, adalah satu dari dua yang didirikan di Singapura untuk melayani dua jenis pasien COVID-19 – pasien yang baru sembuh dan pasien dalam pantauan.

Jumlah COVID-19 kasus di Singapura telah melampaui angka 10.000, dengan 1.016 kasus baru dilaporkan pada siang hari pada hari Rabu (22 April).

Sebagian besar kasus baru adalah para pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing, Total kasus nasional menjadi 10.141.

Dalam pembaruan terbarunya, Depkes mengumumkan satu kematian lagi karena COVID-19, sehingga jumlah kematian menjadi 12. Lima belas kasus baru adalah warga Singapura atau penduduk tetap.

Depkes Singapura juga menambahkan dalam pembaruannya bahwa ada dua pemegang izin kerja yang didiagnosis dengan COVID-19, sehingga jumlah kasus baru di masyarakat menjadi 17. Sumber: CNA.

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button