OkeNews

Dorr…Bripka Mangara Akhiri Hidupnya dengan Meletuskan Senpi ke Dagu

Bamban – Diduga tak sanggup menahan sakit pinggang yang tak kunjung sembuh, Bripka Mangara Alva Pasaribu, personel Polsek Rambutan Polres Tebingtinggi, mengakhiri hidupnya dengan tragis, di kediaman orang tuanya Dusun V Desa Gempolan Kecamatan Bamban Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (3/6/2020) pukul 09.30 WIB.

Korban ditemukan meninggal dunia akibat letusan senjata api dinas Polri jenis Revolver S&W BBL AFD 9473 milik korban yang mengenai dagu bagian leher yang tembus ke kepala.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan,
saksi Ronal Nikson Pasaribu (33) adek korban warga Jalan Kutilang Kelurahan Bulian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi pagi sekira pukul 07.00 WIB, ditelepon oleh
Ngolu Aruan (59) ibu kandung korban untuk datang ke rumah karena sedang sakit sekaligus melihat korban di kamar mau minum racun.

Ronal tiba pukul 08.10 WIB dan menuju kamar depan dimana korban berada. Namun saat itu pintu terkunci.

Mendengar suara Ronal, korban membuka pintu kamar. Kemudian dari pintu ke dalam kamar Ronal melihat korban berada di posisi sudut kamar sedang mempersiapkan peluru dan mengarahkan senpi ke dagunya.

Menyaksikan perbuatan korban, Ronaldo berupaya membujuknya, tetapi korban menyuruh saksi pergi dengan mengatakan “Udah pergi lah kau dek”.

Ronal sempat mendengar suara tarikan pelatuk senpi, namun tidak terdengar suara ledakan.

Kedua kalinya Ronal kembali mencoba membujuk korban, tetapi korban langsung menarik pelatuk senpi miliknya dan terdengar suara ledakan.

Ronal terkejut dan menyaksikan abangnya terkapar dengan kondisi darah keluar dari dagu.

Ronal menjerit meminta tolong warga. Mendengar suara ledakan dan minta tolong, warga berbondong – bondong datang ke lokasi kejadian.

Namun malang, nyawa Bripka Mangara Alva Pasaribu tidak tergolong akibat luka peluru senpi yang ditembakkan dari dagu menembus kepalanya.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polres Sergai.
Tim Inafis Polres Sergai dan Polres Tebingtinggi langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Tebingtinggi guna dilakukan Visum et Repertum. Rencananya jenazah korban dikebumikan, Kamis (4/6/2020) sekira pukul 12.00 WIB.

(red) 

Berikan Komentar

Tags

Baca Juga

Back to top button
Close