Jokowi Sebut Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Kasus Meningkat

oleh -168 kali dibaca
Presiden Joko Widodo memimpin rapat. foto: ist

Jakarta | okemedan Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa ancaman Virus Corona (Covid-19) di JIndonesia belum berakhir. Ia pun meminta masyarakat untuk disiplin terkait protokol kesehatan.
“Kita harus menyadari ancaman Covid-19 ini belum berakhir. Bahkan beberapa hari terakhir penambahan kasus positif Covid masih meningkat di beberapa daerah dan satu, dua, tiga provinsi masih tinggi angka positifnya,” ujar dia, dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/6).

Jokowi mengatakan pentingnya peran masyarakat untuk menekan penambahan jumlah kasus positif tersebut. Ia pun mengingatkan agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Masyarakatlah yang berperan besar menekan jumlah kasus dan mencegah penyebaran covid-19. Untuk itu berkali-kali saya sampaikan, saja ajak masyarakat disiplin mengikuti dan mematuhi anjuran yang sering kita sampaikan,” katanya.

Mantan wali kota Solo itu juga meminta agar masyarakat saling mengingatkan untuk disiplin agar menjadi kebiasaan baru di tengah pandemi corona. “Saya minta masyarakat saling mengingatkan untuk disiplin. Ini yang harus terus kita lakukan, harus jadi kebiasaan baru kita,” ucap Jokowi.

Jumlah kasus positif corona di Indonesia mencapai 47.896 per 23 Juni 2020. Dari jumlah itu, 19.241 orang dinyatakan sembuh dan 2.535 orang lainnya meninggal dunia.

Sebelumnya, Pemerintah berkukuh menerapkan normal baru atau new normal di tengah kondisi kasus Covid-19 yang masih terus bertambah. Presiden mengakui akan kembali melakukan pengetatan jika ditemukan kenaikan kasus baru.

sumber: CNNndonesia

Berikan Komentar