OkeNasional

Google.org Tunjukkan Komitmen Bantu Pelaku Usaha dan Pelajar Dengan 3 Hibah Baru

 Jakarta| okemedan

Google.org menunjukkan komitmen membntu pelaku usaha kecil dan pelajar yang terdampak Covid-19 melalui pemberian hibah.

Di bidang pendidikan,bekerjasama dengan organisasi nonprofit lokal, Google.org membantu mengembangkan sebuah Pusat Pembelajaran yang menyediakan akses secara lebih luas ke materi belajar berkualitas bagi guru, pelajar, dan orang tua di Indonesia. Di sana para guru juga akan dapat menggunakan ruang kelas virtual dengan semua alat dan materi yang diperlukan.

Sebagai bagian dari Dana Pembelajaran Jarak Jauh senilai $10 juta dari Google.org, pihak Google akan menyumbangkan hibah senilai $250.000 kepada INCO untuk bekerja bersama Putera Sampoerna Foundation dan SMSG (Perkumpulan Integrasi Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan) dalam rangka membantu mengembangkan sebuah Pusat Pembelajaran.

Melalui upaya ini, organisasi nonprofit lokal berharap untuk dapat menjangkau 1.500 guru dan 45.500 pelajar serta orang tua secara nasional dalam beberapa bulan mendatang.

Bantu pemilik bisnis

Selain bidang pendidikan, Google.org juga menyasar pebisnis terutama para pelaku usaha kecil dan menengah. Dalam catatan Google.org, Indonesia memiliki lebih dari 50 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diperkirakan menyumbangkan 60 persen PDB negara. Akan tetapi, banyak dari bisnis ini sangat rentan terhadap dampak krisis yang tengah terjadi sekarang ini dan mengalami goncangan ekonomi yang besar. Mereka membutuhkan dukungan untuk mengakses modal dan keahlian agar bisnis mereka tetap berjalan.

Dengan hibah Google.org senilai $2,5 juta, Youth Business International (YBI) memimpin sebuah program cepat tanggap untuk membantu UMKM yang kurang mendapatkan bantuan di 16 negara di Asia Pasifik untuk menunjang kelangsungan mereka selama krisis Covid-19. Ini adalah bagian dari kontribusi $100 juta dari Google.org untuk COVID-19.

Di Indonesia, YBI akan bekerja dengan YCAB Foundation untuk menjalankan program pemulihan yang meliputi penyediaan saluran layanan bantuan krisis, panduan bersasaran, pelatihan, dan bimbingan online.

Organisasi nonprofit telah memainkan peran penting dalam mengadvokasi berbagai tujuan yang penting di Indonesia, dari literasi digital hingga pencegahan bencana. Namun dalam situasi saat ini, banyak organisasi nonprofit menghadapi banyak tantangan, dari melaksanakan advokasi dan pelatihan di dunia nyata hingga mencari cara untuk mengalihkan upaya penjangkauan mereka ke ranah online.

Untuk membantu mereka menjalani transisi ini, Google.org mendukung Ashoka Foundation dengan hibah senilai $600.000 untuk membantu 30 organisasi nonprofit lokal di Indonesia, India, dan Singapura selama Covid-19.

Dua belas organisasi nonprofit lokal yang akan menerima dukungan antara lain ICT Watch, Sejiwa Foundation, Peace Generation, Bebras, Maarif Institute, Mafindo, IniBudi, Ibu Professional, Telapak, Greeneration, Yayasan Peduli Kemanusiaan Foundation, dan KAPPALA Indonesia.

Mereka akan menjalani program pembangunan kapasitas secara komprehensif selama enam bulan, yang akan memberikan teknologi dan alat yang dibutuhkan untuk mengetahui kebutuhan dan kesenjangan yang mendesak dalam organisasi mereka. Pada saat yang sama, program ini akan mengajari mereka cara mendukung dan menyesuaikan skala upaya mereka di tengah masyarakat untuk jangka panjang. Sesi akan disampaikan melalui workshop webinar serta bimbingan kelompok dan individual.

Septi Peni dari Ibu Professional pun sangat bersemangat untuk ambil bagian dalam program ini:  “Kami berterima kasih kepada Ashoka dan Google.org yang telah memberikan kesempatan untuk terhubung dengan organisasi non profit lain dari seluruh daerah. Melalui program ini, kami dapat bertukar pengetahuan mengenai pendekatan dalam menghadapi krisis, dan dengan pelajaran yang didapat dari program, kami dapat meluruskan jalan saat melangkah maju, seraya berusaha untuk terus optimistis.”

OM-Isbandi

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button