OkeNasional

Asita 71 Dideklarasikan, Ini Tanggapan Ketua Asita Sumut

MEDAN | okemedan. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) 71 mendeklarasikan diri di Medan, Senin (12/10/2020).

Deklarasi berlangsung di Sukma City Hotel Medan dan dihadiri sekitar 20 an orang. Sebelum deklarasi, pengurus Asita 71 berfoto di Istana Maimun sebagai icon kota Medan.

Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) 71 Sumut Charles Chevalier mengatakan Asita 71 memberi kenyamanan serta menampung aspirasi anggota.

“Kami berharap, deklarasi ini bisa menghadirkan rasa kekeluargaan sesama anggota,” ucapnya didampingi Sekretaris Cici Feria dan Ketua Presidium Pimpinan Pusat Asita 71 Ben Sukma.

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) 71 mendeklarasikan diri di Medan, Senin (12/10/2020). OM-zan

Dia menambahkan, Asita 71 akan mengikuti musyawarah luar biasa (Munaslub) di Tangerang pada 26-27 Oktober mendatang.

Ketua Presidium Pimpinan Pusat Asita 71 Ben Sukma yang juga Dewan Penyelamat Asita saat ditanya apakah Asita 71 merupakan tandingan dengan Asita, mengatakan untuk mendirikan asosiasi atau organisasi adalah hak semua orang. “Tidak ada yang melarang membuat asosiasi. Kami tidak sama dengan dia (Asita),” ucapnya.

Ditanya lagi tentang legalitas seperti SK Menkumham Asita 71, Ben Sukma mengatakan, tidak susah mengurusnya apalagi sudah online. “Tinggal tunggu saja,” katanya.

Asita Solid

Terpisah, Ketua DPD Asita Sumut Solahuddin Nasution menegaskan, sampai saat ini seluruh pengurus dan anggota DPD Asita Sumut solid. Itu dibuktikan bahwa tidak seorang anggota yang keluar.

“Kami pastikan, Asita Sumut sangat solid. Tidak seorang pun anggota yang keluar,” tegasnya didampingi sejumlah Wakil Ketua di antaranya CHJ Gultom, Adil Anwar, Yul Hendri, Taufik Adi Barata dan Dewan Pengawas Tata Krama Asita (Depeta) Surya Salim, menanggapi deklarasi Asita 71.

Bahkan kata Solahuddin, Majelis Penyelamat Asita (MPA) tidak ada dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Jika ada MPA, berarti Asita sedang bermasalah dan harus diselamatkan. Tetapi kenyataannya, Asita sangat solid. Jadi apa yang harus diselamatkan. Dan tidak ada korelasinya berdirinya Asita 71 itu dengan Majelis Penyelamat Asita,” jawabnya santai.

Bahkan Solahuddin memastikan, orang-orang yang tergabung dalam MPA Asita 71 bukan pengurus maupun anggota DPD Asita Sumut. “Ini membuktikan bahwa kita tetap solid,” sebutnya.

Ketua Asita Sumut Solahuddin Nasution memberikan penjelasan kepada wartawan. OM-zan

Terkait langkah hukum, Solahuddin mengatakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asita sudah mengambil langkah hukum berupa somasi. Somasi pertama pada 14 September 2020 yang salah satu poin menyebutkan tidak mengatasnamakan, menggunakan logo, atribut, fasilitas dan aset Asita dengan alasan apapun dan somasi kedua 30 September 2020 oleh Kuasa Hukum Dewan Pimpinan Pusat Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (DPP-ASITA) Erwin B Haris SH CLA CIL.

“Sudah dua kali somasi dilayangkan dan biarkan fakta hukum yang berbicara,” tegas Solahuddin.

OM-zan

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button