OkeHukum

Spesialis Curanmor Tewas Diterjang Peluru

Medan– Satu persatu para pelaku tindak kejahatan yang kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan ditembak mati. Kali ini, giliran tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), MA (44).

Warga Jalan Brigjen Zein Hamid Gang Baru, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, tewas akibat sebutir timah panas milik Tim Tekab Unit Reskrim Polsek Percut Seituan menembus bagian tubuhnya karena berupaya melawan petugas, Sabtu (11/4/2020).

Tersangka dibekuk dari Jalan Pendidikan, Pasar Besar Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Saat itu tersangka mencoba melarikan diri dengan cara melawan petugas saat akan dibawa pengembangan untuk mencari barang bukti kejahatannya.

Selanjutnya, jasad tersangka spesalis pencurian sepeda motor menggunakan kunci letter T ini diboyong petugas ke ruang mayat RS Bhayangkara Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Edizzon Isir mengatakan, kasus curanmor ini terungkap bermula dari adanya laporan korban bernama M Fahri Ardiansyah (20), ke Polsek Percut Seituan.

Dalam laporan pengaduannya tersebut, sambung Isir, korban mengaku telah kehilangan sepedamotornya pada Rabu (25/3/2020) siang lalu.

Saat itu, korban memarkirkan Honda Beat nomor polisi BK 5745 AHY miliknya dengan stang terkunci di areal parkir Alfamidi Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Tidak lama berselang, tersangka berhasil membawa kabur sepedamotor korban setelah merusak kunci stangnya. Atas kejadian itu korban membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

“Dari laporan korban, petugas melakukan penyelidikan sembari melihat rekaman CCTV, hingga identitas tersangka diketahui. Pada Sabtu (11/4/2020) pagi, petugas mengetahui keberadaan tersangka di Jalan Pendidikan Pasar Besar Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan, Provinsi Sumut,“ papar Isir saat press release di Mapolsek Percut Seituan, Sabtu (11/4/2020) sore.

Dia menyebut, petugas kemudian bergerak ke lokasi dan dengan mudah bandit jalanan yang sudah berulangkali melakukan aksi kejahatannya ini berhasil ditangkap.

Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 set kunci letter T dan 1 unit sepedamotor yang diduga hasil curian, sebilah pisau, topi, sepasang sepatu, celana dan baju sebagai barang buktinya.

Masih dikatakan Isir, begitu tersangka diamankan petugas langsung melakukan pengembangan. Namun tersangka malah mencoba melarikan diri dengan cara melawan petugas sehingga terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur ke bagian tubuhnya. Tersangka tidak mengindahkan tembakan peringatan.

Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Namun, belum sempat mendapat penanganan medis tersangka sudah meregang nyawa.

“Tersangka sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian di sejumlah wilayah hukum Polrestabes Medan,” sebut Kapolrestabes didampingi Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo.

“Menurut catatan kita, ada sejumlah korban yang sudah membuat laporan ke Polsek jajaran Polrestabes Medan,” pungkasnya.

(diaz)

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button