OkeHukum

Polisi Tetapkan 17 orang Tersangka Unjuk Rasa Anarkis di Desa Mompang Julu Madina

Panyabungan | okemedan – Kapolres Madina AKBP Horas Silalahi SIK MSI mengatakan pihaknya telah menetapkan 17 orang tersangka aksi unjuk rasa anarkis di Desa Mompang Julu, Kabupaten Mandailing Natal

Hal itu diungkapkan Kapolres Madina saat menggelar release situasi terkini, pasca terjadinya Aksi Unjuk Rasa Anarkis yang terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal di ruangan tunggu Mapolres Madina, Minggu (5/7/2020)

“Kami hadirkan awak media untuk memaparkan situasi terkini terkait penegakan hukum yang kami lakukan terhadap para pelaku Aksi Unjuk Rasa Anarkis yang terjadi di Desa Mompang Julu,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya saat ini sudah mengamankan 17 pelaku aksi unjuk rasa anarkis tersebut.

Mereka adalah berinisial RH, KA, AH, EM, A, AS, MH, MAN, MF, M, A, A, ERN, MAH (laki-laki dewasa) dan TA (wanita dewasa) serta RN, IA (anak dibawah umur) yang berusia 16 tahun.

Dari 17 orang pelaku tersebut, 3 orang pelaku yang menyerahkan diri dengan inisial A, TA dan KA.

“Sementara yang lainya kami amankan dari lokasi yang berbeda,” papar Kapolres Madina.

Kapolres menjelaskan, tindak pidana yang mereka lakukan adalah secara bersama – sama melakukan pengerusakan terhadap barang dan atau pembakaran dan atau melawan perintah petugas yang mengakibatkan luka dan atau menghasut orang untuk melakukan perbuatan pidana.

“Terhadap para pelaku kami terapkan pasal 187 dan atau pasal 170 dan atau pasal 214 ayat (1) dan atau pasal dan atau pasal 192 dan atau 160 KUHPidana,” jelasnya.

Disela-sela giat penegakan hukum terhadap para pelaku, Kapolres juga menyampaikan pesan persuasif dan edukatif kepada kaum ibu dan anak-anak dengan harapan situasi Kamtibmas khususnya di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, kembali normal dan warga masyarakat dapat melakukan aktivitasnya seperti biasanya.

(M1)

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button