OkeHukum

Nyaru Calo Penumpang saat Kabur, Perampok Ditembak Polisi

Medan | okemedan. Seorang perampok menyaru calo penumpang di seputar Terminal Terpadu Amplas (TTA), ditembak petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak karena berusaha kabur dan menyerang petugas.

Pelaku adalah MH alias Ego (30), warga Jalan Garu III, Gang Melati, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas.

Petugas juga meringkus seorang tersangka lagi tanpa perlawanan, yakni ES alias Jawa (26), warga Jalan Bajak II, Kebun Kopi, Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip Purba mengatakan, tindakan tegas dan terukur (tembak, red) terhadap tersangka dilakukan atas laporan korban, Josua Simbolon (29), warga Labuhan Batu Utara (Labura), tertuang dalam LP/392/VI/2020/SU/Restabes Medan /sek Patumbak, tanggal 22 Juni 2020.

Dijelaskan, pada Senin (22/6/2020), korban hendak pulang ke kampung halamannya dann menunggu bus di halte Amplas bawah Fly Over.

“Saat menunggu, datang dua tersangka menghampiri korban. Tersangka MH mengeluarkan pisau dan menempelkannya di perut korban. Sementara tersangka ES mencekik dan memukul wajah korban serta mengambil paksa barang-barangnya,” jelas Philip, Kamis (9/7/2020).

Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mako Polsek Patumbak. Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga mengendus keberadaan tersangka di Jalan Sisingamangaraja Raja, tepatnya di depan loket bus Sandra Prima.

“Kami langsung ke lokasi melakukan penangkapan terhadap pelaku. Tersangka mengakui perbuatannya,” ujarnya.

Kemudian, sambung Iptu Philip Purba, dilakukan pengembangan untuk mencari pelaku lain yang diketahui bernama MH.

“Kami berhasil mengetahui keberadaan tersangka MH. Tapi, dia berusaha melawan dan melarikan diri sehingga dilakukan tembakan 3 kali ke arah atas, dan tidak diindahkan. Kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tersangka,” jelasnya.

Pelaku kemudian diboyong ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pertolongan medis, lalu digiring ke Polsek Patumbak untuk penyidikan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, korban alami kerugian satu unit Hp Android merek Oppo A7 warna hitam, uang Rp 250 ribu, KTP, kartu mahasiswa dan ATM BRI.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa satu unit HP merek Oppo A7 warna hitam, sebuah obeng runcing dan sebilah pisau dari Kuningan.

Tersangka dijerat melanggar pasal 365 ayat (1) ayat (2) ke 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.

OMD-diaz

Berikan Komentar

Tags

Baca Juga

Back to top button
Close