Mahasiswa Sampaikan Dugaan Permainan Pajak di BPPRD Medan, Kejatisu Siap Proses Tindaklanjut

oleh -313 kali dibaca

OkeMedan-Medan

Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Jalan AH Nasution, Medan, kedatangan para mahasiswa tergabung dalam Barisan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (BPM Sumut), Rabu (6/2/2019).

Kedatangan mahasiswa diterima langsung dan ditanggapi Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian.

Kepada pimpinan Kejatisu yang diwakili Kasipenkum Sumanggar Siagian. Kordinator lapangan BPM Sumut, Abdul Haris Daulay menyampaikan permasalahan-permasalahan pengelolaan retribusi dan pajak yang dilakukan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan.

” Kami menduga bahwasanya pengelolaan pajak, maupun
retribusi oleh BPPRD Medan dijadikan sebagai ajang sandiwara untuk, memperkaya diri sendiri. Berkaca dari terjaringnya OTT terhadap dua oknum pegawai/honorer BPPRD Medan beberapa waktu lalu indikasi menerima Suap dengan dalil menjadikan Pihak Wajib Pajak tidak terdaftar sebagai wajib pajak. Apakah ini adalah perintah dari Kepala Badan..?” sebut Abdul Haris saat menyampaikan tuntutan BPM Sumut.

Ditambahkan Abdul Haris, ada dugaan atau indikasi pemberian diskon pajak kepada pihak Mall Plaza, yang merupakan akal-akalan semata untuk mendapatkan penyetoran dibawah meja. ” Karena menyakpaikan kepada penegak hukum untuk meminta usut tuntas dugaan kompromi illegal antara
Pihak wajib pajak dengan petinggi, pegawai BPPRD Kota Medan,” kata Abdul Haris.

Ditegaskan Abdul Haris, penegak hukum diminta usut keterlibatan Kepala BPPRD Kota Medan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pegawai/honorer beberapa waktu lalu. Kuat dugaan kerjasama terstruktur telah biasa terjadi antara Kepala BP2RD dengan pihak wajib pajak di seluruh kota medan melalui pegawai yang ada.

“Kepala Kejatisu, Fachruddin Siregar diminta pihaknya agar mengusut tuntas dugaan setoran bawah meja terkait Pajak Retribusi, Pajak Parkir (Plaza, Mall, Hotel dll), Reklame, Iklan, Restorant dan Hiburan Malam. Dan dugaan perubahan data target Retribusi pajak setiap tahunnya yakni 2017 dan 2018,” tandas Abdul Haris sembari akan menggelar aksi serupa pekan depan di Kejatisu.

Pantauan di depan Kantor Kejatisu, pengunjukrasa membawa beberapa poster terkait permasalahan-permasalahan di BPPRD Kota Medan

Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian kepada massa BPM Sumut mengatakan, laporan dan tuntutan akan disampaikan kepada Kepala Kejatisu untuk proses tindaklanjut.

“Selaku penegak hukum, Kejatisu akan memproses setiap laporan dan informasi. Begitu pula yang disampaikan BPM Sumut terkait dugaan kolaborasi, permasalahan retribusi pajak di BPPRD Medan,” ungkapnya.
OM red

Berikan Komentar