OkeHukum

Lagi, Youtuber Dilaporkan ke Polisi Usai Bagi Bingkisan

Jakarta –Youtuber terkenal, Ferdian Paleka dilaporkan ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat terkait konten prank  atau jahil yang ia unggah di akun youtube-nya.

Youtuber asal Bandung itu dilaporkan atas dugaan perbuatan tak menyenangkan karena unggahan  video prank di Youtube terkait pemberian bingkisan berisi sampah kepada sejumlah transpuan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga mengatakan Ferdian dilaporkan pada Minggu (3/5) malam tadi. Namun, ia tak mengungkapkan identitas pelapor tersebut.

“Benar, Polrestabes Bandung telah menerima laporan,” kata Saptono saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (4/5).

Saptono mengungkapkan laporan terhadai Ferdian itu berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dia menerangkan pada malam tadi, pihak kepolisian juga sempat menyambangi kediaman Ferdian di Kota Bandung untuk mencari tahu keberadaan. Hingga saat ini, kata Saptono, polisi juga masih mencari keberadaan Ferdian.

Saptono menyebut pencarian keberadaan Ferdian itu berkaitan dengan laporan yang telah diterima pihak kepolisian.

“Ya masih dalam pencarian,” ucap Saptono.

Sekurangnya empat orang menjadi korban video prank yang dilakukan Ferdian Paleka. Empat orang tersebut mendatangi Mapolrestabes Bandung, Minggu (3/5) malam untuk melaporkan perbuatan sejumlah pemuda yang memberi bingkisan berisi sampah yang ternyata diunggah ke akun Yourube sebagai video prank.

Salah seorang waria dengan nama panggilan Sani (39), menuturkan aksi prank Ferdian dilakukan pada Jumat (2/5), dini hari.

Saat itu dia bersama temannya dengan nama alias Dini (56), Luna (25), dan Pipiw (30) tengah berada di kawasan Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung.

Tak lama kemudian datang Ferdian bersama dengan teman-temannya. Ferdian menawarkan bingkisan makanan yang dibawa di dalam bagasi mobil sedan itu kepada korban. Empat korban itu pun saat itu dengan senang hati menerima bingkisan itu.

“Orang di dalam mobil itu manggil katanya mau bagi-bagi rezeki. Aku panggil teman yang lain tapi katanya dibagikan satu-satu. Terus aku samperin dia kasih bingkisan gitu, aku bawa terus kasih teman satu,” kata Sani ke wartawan.

Setelah diberikan bingkisan, Sani membukanya. Namun, isi dari bingkisan tersebut justru makanan busuk.

“Aku kira kan biasa kalau bulan puasa kan dari dulu ada yang ngasih bingkisan di dalamnya itu ada sarung, kemeja kayak gitu. Pas ngebuka kaget ternyata toge busuk. Saya sedih dan marah,” kata Sani.

Sementara Dini, ketika membuka kardus mie instan itu ternyata dia dijahili dengan isi yakni batu-batu paving blok.

“Tadinya saya sudah mendoakan dia yang baik-baik, terus dapetnya yang gitu [isi batu]. Sedih banget,” ucap Dini.

 

Sumber: CNNIndonesia

 

Berikan Komentar

Tags
Back to top button
Close