Berniat Melerai, Ompung Tiamsah Dihajar Anak Kandungnya

oleh -426 kali dibaca

OkeMedan – Batubara
Berniat melerai pertengkaran antara anaknya Mebilson Sihombing alias Korem (42) dengan menantunya Elfrida br Harianja (41) namun naas bagi Ompung Tiamsah br Silitonga (73), dirinya malah dihajar anak kandungnya sendiri.

Ditemui di Polsek Indrapura Kec. Air Putih Kab Batubara, Sabtu (29/12/2018), Tiamsah br Silitonga dengan raut muka sedih menceritakan asal muasal penganiayaan yang menimpa dirinya.

Dijelaskannya peristiwa penganiayaan yang dialaminya bermula ketika anaknya bertengkar dengan menantunya di luar rumah pada Jumat (28/12/2018) sekitar pukul 21.00 wib di Dusun VI Desa Tanjung Muda Kec. Air Putih Batubara.

Dituturkan Tiamsah, saat itu dirinya hendak beranjak ke kamar untuk istirahat namun mendengar suara ribut-ribut diluar rumah akhirnya dirinya berniat melerai.

Setiba di luar rumah korban bertanya kepada Mebilson ada apa ribut-ribut. Bukannya menyahut dengan sopan, Mebilson malah membentak ibu kandungnya dengan mengucapkan ‘diam mulutmu’.

Mendengar jawaban kasar anaknya, korban mengambil sepotong pelepah kelapa kering yang dipergunakan sebagai kayu bakar dan memukul badan Mebilson sebanyak 2 kali.

Mendapat pukulan dari ibunya, Mebilson kalap dan mendorong tubuh korban hingga tersungkur ke tanah. Tidak puas hanya mendorong, dengan beringas Mebilson badan dan wajah ibunya dengan tangannya secara berulang-ulang.

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka pada pipi sebelah kanan, lengan kanan luka gores. Selain itu bahu kiri dan leher bengkak diduga akibat pukulan.

Tidak terima perlakuan anaknya yang tega menganiaya dirinya yang sudah tua, korban membuat pengaduan ke Polsek Indrapura, Sabtu (29/12).

Kepada wartawan, korban mengungkapkan selama ini anaknya Mebilson menuntut banyak kepada istrinya padahal dia jarang memberi uang belanja.

Kapolsek Indrapura AKP D Habeahan membenarkan pengaduan seorang ibu yang mengadukan anak kandungnya dengan dugaan tindak pidana penganiayaan.
#OM VH

Berikan Komentar