OkeHukum

Baru Bebas Jalani Hukuman, Residivis Curanmor Ditembak Mati

Medan– Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) jenis sepedamotor tewas setelah sebutir timah panas Tekab Unit Pidum Satuan Reskrim Polrestabes Medan menembus di bagian dada kirinya.

Tersangka berinisial RA alias Mahdi (27), warga Jalan Pasar IV Kampung Mencil Gang Wongso, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, karena telah mencoba menyerang dan melawan petugas dengan menggunakan sebilah pisau saat akan ditangkap dari Stadion Mini Pancing Jalan RS Haji, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Sabtu (2/5/2020).

Selain menembak mati tersangka RA alias Mahdi, dalam kasus curanmor ini, polisi juga turut menangkap rekannya berinisial WP alias Tama (20), warga Jalan Titi Sewa, Desa Bandar Khalippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir menjelaskan, penangkapan ini bermula ketika pihaknya menerima laporan kasus curanmor yang terjadi di rumah seorang dokter gigi di Jalan HM Joni, Kota Medan, Sumut pada Rabu (22/4/2020) malam.

Saat itu, korban bernama Muhammad Syahban Fadhil (20), datang ke rumah dokter gigi tersebut untuk memasang instalasi listrik dan memarkirkan sepedamotor Yamaha R15 nomor polisi BK 2144 AIQ di halaman praktek dengan kondisi stang terkunci dan pagar dalam keadaan tertutup tapi tidak terkunci.

Tapi,  saat hendak pulang, korban melihat sepedamotornya tersebut sudah tidak ada di parkiran rumah dokter gigi tersebut.

Tidak terima sepeda motornya digondol maling korban membuat laporan pengaduan ke Mapolrestabes Medan.

“Begitu menerima laporan korban, tim kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan mengidentifikasi pelakunya. Selanjutnya, tim Tekab bergerak melakukan penangkapan. Namun, saat akan ditangkap, tersangka RA ini malah melawan petugas dengan menggunakan pisau. Sehingga kepada tersangka dilakukan tindakan tegas terukur lalu petugas membawanya ke IGD RS Bhayangkara,” ujar Kombes Jhonny Edizzon Isir didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar saat menggelar press release di Mapolrestabes Medan, Sabtu (2/5/2020).

Setelah sampai di RS Bhayangkara dan dilakukan pengecekan oleh tenaga medis, ternyata tersangka RA alias Mahdi ini sudah meninggal dunia.

Dari tangan para tersangka ini turut diamankan barang bukti 1 unit sepedamotor merk Yamaha R15 milik korban, 1 helm, 1 mata kunci letter T, dan 1 pisau.

“Tersangka RA alias Mahdi merupakan residivis sudah 4 kali keluar masuk penjara dan sudah beraksi di 6 lokasi berbeda,” pungkasnya.

(diaz)

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button