OkeHukum

6 Personel Polsek Percut Seituan Bersalah Aniaya Sarpan

Medan | okemedan. Sebanyak personel Polsek Percut Seituan dinyatakan bersalah dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap saksi pembunuhan, Sarpan (57) beberapa waktu lalu.

“Kita akui caranya salah makanya kita bebas tugaskan ke-9 oknum tersebut. Kemudian kita melakukan pemeriksaan secara mendalam, hingga 6 dinyatakan bersalah,” jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Namun, Tatan tidak menyebutkan identitas ke-6 personel Polsek Percut Sei Tuan tersebut. Dia hanya memastikan, dalam waktu dekat personel bersalah tersebut akan menjalani sidang disiplin.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan sidang disiplin,” katanya.

Seperti diketahui, kasus dugaan penganiayaan yang dialami Sarpan ini bermula saat jadi saksi kunci pembunuhan korban, Dodi Sumanto (40), Kamis (2/7/2020). Dodi diduga dibunuh anak pemilik rumah yang direnovasinya bernisial A.

Polisi dalam keterangan persnya, Kamis (9/7/2020), mengatakan A menghabisi nyawa Dodi dengan cara memukul bagian belakang kepalanya sebanyak dua kali menggunakan cangkul.

Karena menjadi saksi kasus pembunuhan ini, polisi membawa Sarpan ke Mapolsek Percut Sei Tuan guna menjalani proses penyelidikan.

Dalam proses itu Sarpan ditahan selama 5 hari dan diduga mengalami sejumlah penyiksaan. Pada Senin (6/7/2020) warga berunjukrasa di Mapolsek Percut Seituan menuntut Sarpan dibebaskan.

OM- diaz

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button