OkeHukum

20 Tersangka Narkoba “Dikirim” ke Kamar Mayat

Medan | okemedan. Sebanyak 20 tersangka sindikat peredaran narkoba diberi tindakan tegas dan terukur (tembak, red) hingga meninggal dunia karena melakukan perlawanan dan mengancam keselamatan petugas ketika ditangkap.

“Sepanjang 2019, ada 11 tersangka narkoba yang diberi tindakan tegas dan terukur hingga meninggal dunia. Sedangkan sampai 29 Juli 2020 ini ada 9 tersangka. Jadi, totalnya 20 tersangka,” jelas Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Menurut Nainggolan, tindakan tegas terukur itu diberikan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut kepada para tersangka kejahatan sudah sesuai standart operasional prosedur (SOP).

Sebab, selain berusaha kabur dan melakukan perlawanan, para tersangka yang terpaksa “dikirim” ke kamar mayat RS Bhayangkara Medan itu juga mengancam keselamatan petugas.

“Misalnya, tersangka narkoba ini ketika ditangkap melakukan perlawanan menggunakan senjata api atau senjata tajam. Bahkan, ada yang sempat melukai serta merampas senjata petugas,” sebut mantan Kapolres Nisel tersebut.

Disinggung soal SOP, Nainggolan memastikan tindakan tegas dan terukur yang dilakukan petugas di lapangan, sudah diawali oleh tembakan peringatan ke udara yang diabaikan tersangka.

“Kalau sudah diberi tembakan peringatan tetap juga melakukan perlawanan, maka SOP-nya adalah tindakan tegas dan terukur,” terang perwira menengah (pamen) yang ramah dan akrab dengan insan media tersebut.

Nainggolan menyebut, para tersangka yang telah ditembak mati tersebut merupakan sindikat jaringan internasional yang dinilai ingin merusak generasi bangsa.

“Biasanya, para tersangka ini selalu bungkam ketika diminta menunjukkan jaringan di atasnya. Padahal, barang bukti narkoba yang disita dari tersangka tidak sedikit,” pungkas Nainggolan.

OM-bandi

Berikan Komentar
Tags

Baca Juga

Back to top button
Close