Oknum PNS dan Perawat Ditangkap Diduga Palsukan Suket Hasil Rapid Test

oleh -94 kali dibaca
Dua pelaku diamankan petugas.diaz

Medan | okemedan – Diduga palsukan surat keterangan (Suket) hasil rapid test, oknum PNS dan perawat berurusan dengan petugas Polres Sipongi.

Dua pelaku yakni, seorang pria berinisial MAP (30) warga Jalan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah dan wanita berinisial EWT (49) warga Jalan Padangsidempuan, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Informasi diperoleh, MAP diketahui berprofesi sebagai perawat, sedangkan EWT diduga sebagai oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemalsuan Suket ini diduga terjadi di
klinik Denfan, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D Harahap melalui Kasubag Humas Iptu R Sormin mengatakan, pada Sabtu (27/6/2020), pihaknya berhasil melakukan pengungkapan pemalsuan dokumen terkait adanya temuan surat hasil Rapid test yang diduga palsu pada, Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 20.00 WIB di Pelabuhan penyeberangan ASP kota Sibolga.

“Berdasarkan hasil penyelidikan petugas juga berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku pemalsuan dari dua lokasi berbeda. Ini merupakan tindak lanjut laporan polisi dan kerja sama Polres Sibolga dan Tapteng. Yang mana telah dibuat oleh atasan EWT yang tanda tangannya dipalsukan di Polres Tapteng dengan LP / 142 / VI / 2020 / SU / Res Tapteng tanggal 27 Juni 2020,” ujarnya, Minggu (28/6/2020).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, lanjut Sormin, pada Jumat (26/6/2020) pihak Sat Reskrim Polres Sibolga melakukan Lidik perkara tersebut.

“Setelah mengantongi identitas pelaku, petugas kami berhasil amankan seorang perempuan di Jalan Sisingamangaraja, Kota Sibolga. Dari hasil interogasi, pelaku menjelaskan bahwa ia melakukan pemalsuan tersebut bersama dengan seorang rekannya,” ungkapnya.

Lanjut polisi berpangkat balok dua di pundaknya ini, berdasarkan keterangan tersebut petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mendapat informasi tentang keberadaan pelaku lainnya.

“Seorang pelaku yang merupakan oknum perawat kami amankan di Jalan Padangsidempuan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Para pelaku dan barang bukti di aman kan ke mako Polres Sibolga guna pemeriksaan lebih lanjut,” sebutnya.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, lanjut Iptu R Sormin, bahwa TKP pemalsuan tersebut dilakukan di klinik dengan alamat Kelurahan Sibuluan Nalambok Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah serta dengan adanya laporan, sehingga setelah dilakukan gelar perkara diperoleh kesimpulan bahwa untuk penyelidikan lebih lanjut Polres Sibolga agar dilimpahkan ke Polres Tapanuli Tengah.

“Hal ini disebab locus delikty kejadian pidana di wilkum Polres Tapteng,” bebernya.

Dari penangkapan keduanya, polisi amankan 52 rangkap Potokopi hasil Laboratorium Patologi Klinik, 24 rangkap surat Hasil Laboratorium Patologi Klinik. 43 buah alat suntik bekas, selembar kertas kuning Pemeriksaan Laboratorium, sebuah alat rapid test bekas, dua buah alat suntik baru.

Selanjutnya, sepasang sarung tangan karet, dua buah tabung edta, sebuah spidol warna hitam, sebuah pulpen, dua buah potongan selang infus panjang kurang lebih 50 cm. 93 plaster penutup luka, satu unit hp merk Nokia warna hitam, satu unit hp merk Samsung warna hitam dan uang tunai Rp 350 ribu.

(diaz)

Berikan Komentar