OkeBiz

Istri Akhyar Ajak Ibu-ibu Pengajian Produktif Jadi Pelaku UKM

MEDAN I okemedan. Istri Akhyar Nasution, Calon Walikota Medan nomor urut 1, Nurul Khairani Lubis bersama tim bersilaturahmi bersama ibu-ibu pengajian Al Amin Kampung Kubur Jalan Airlangga, Medan Petisah, Senin (5/10/2020). Di tempat itu, Nurul Akhyar sampaikan, kondisi saat ini ibu-ibu pengajian juga harus produktif menjadi pelaku usaha kecil.

Dalam sambutannya, Nurul menyampaikan sangat senang sekali bisa bersilaturahmi dengan ibu-ibu pengajian. Karena senangnya, dia pun hadir bersama rombongan agar bisa langsung bertatap muka.

“Terima kasih banyak kepada ibu-ibu yang telah mengundang kami, sehingga kita bisa langsung bertatap muka dalam rangka silaturahim. Kata ustad, silaturahim itu bisa memperpanjang usia dan juga memudahkan rezeki. Insya Allah ya bu, Aamiin,” ucap Nurul.

Kepada seluruh ibu pengajian yang hadir, Nurul memperkenalkan diri bahwa dia adalah istri dari Calon Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution yang berpasangan dengan Salman Alfarisi.

“Insya Allah, kemarin Pak Akhyar telah mendaftar ke KPU untuk mengikuti dan berjuang di dalam pemilihan kepala daerah periode 2001 2024. Bapak Ahyar berpasangan dengan Bapak Salman Al Farisi. Saya atas nama Bapak Ahyar mohon doa dan dukungannya kepada Bapak Ahyar dan Pak Salman, agar tercapai cita-cita mereka menjadi Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2001 – 2024,” terangnya.

Nurul juga menitip salam kepada keluarga, anak, tetangga, suami, besan dan juga teman-teman lain mohon juga doa dan dukungan untuk Akhyar – Salman.

“Kita sebagai ibu rumah tangga, kesetiaan kita sudah teruji terhadap suami. Saya yakin kepada ibu-ibu untuk mensupport Bapak Ahyar. Sebagai wanita, Kota Medan yang kita cintai ini tidak akan maju (tanpa) peran ibu ibu. Ibu sangat luar biasa. Sama-sama kita usung Bapak Akhyar Nasution dan Bapak Salman Alfarisi untuk kemajuan Kota Medan yang kita cintai ini agar lebih maju dan warganya lebih bahagia,” jelasnya.

Tak hanya itu, Nurul memuji kue yang tersaji dalam silaturahmi. Menurut dia, ini adalah contoh kreativitas ibu-ibu produktif dalam mengolah makanan. Sebagai produk Usaha Kecil Menengah (UKM), produk ini bisa dipromosikan untuk diperdagangkan, dan Insya Allah bisa menjadi binaan usaha Pemerintah Kota Medan.

“Tinggal lagi kita lengkapi persyaratan-persyaratannya. Ibu-ibu termasuk usaha kecil menengah atau UMKM. Ibu bisa jadi binaan dari Dinas Koperasi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Nurul juga meminta Ibu ibu pengajian agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai air yang mengalir.

OM-zan

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button