Gaya Hidup Digital Peluang Positif Industri 4.0

oleh -429 kali dibaca
CEO Vestifarm, Dharma Anjarrahman menceritakan tentang aplikasi e-agriculture garapannya kepada pengunjung South by Southwest (SXSW) 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat. Kiprah Vestifarm di ajang festival seni kreatif dan teknologi terbesar dunia ini merupakan bentuk dukungan The NextDev Telkomsel bagi startup jebolannya untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas dan pembinaan lewat berbagai kesempatan event kreatif kelas dunia. OkeMedan/ist

OkeMedan- Medan
Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika selaku Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Ahmad M Ramli merilis jumlah nomor pelanggan prabayar yang telah meregistrasi ulang maupun registrasi baru hasil rekonsilasi sampai berakhirnya batas registrasi ulang tanggal 30 April 2018 adalah 254.792.159 nomor pelanggan. Angka tersebut rill jika dikomparasi dengan jumlah penduduk Indonesia 262 juta jiwa dan pengguna internet berjumlah 143 juta (kominfo.go.id).

Dari data di atas menunjukkan pertumbuhan pengguna telepon selular setelah diregistrasi cukup signifikan. Bahkan pengguna internet meningkat seiring perkembangan teknologi ke era digital.

Jika beberapa tahun yang lalu orang hanya menggunakan telepon selular untuk voice dan sms. Era tersebut kini telah bergeser ke layanan digital yang memudahkan, cepat dan tentunya sangat membantu dalam berbagai bidang. Ingin sesuatu, orang tinggal ‘klik’, pesan, dan langsung diantar. Begitu cepat proses tersebut, demikian pula dengan layanan lain seperti informasi terkini seputar pemberitaan, produk terbaru maupun teknologi.

Merespon hal tersebut, tentu ini merupakan kesempatan bagi operator selular di Indonesia untuk meraih “laba” yang menguntungkan secara bisnis. Tapi tak sekadar begitu saja, ada rasa tanggungjawab bagaimana di era digital tersebut juga memberikan edukasi serta layanan komunikasi berkualitas yang merata di seluruh Indonesia untuk mendorong pertumbuhan masyarakat dalam segala aspek kehidupan.

Telkomsel mengawali era digital dengan gencar membangunan infrastruktur broadband ke berbagai wilayah Indonesia. Komitmen tersebut untuk melahirkan inovasi produk dan layanan digital yang semakin beragam, memperluas saluran distribusi produk dan layanan secara online, mengembangkan solusi bisnis terpadu untuk kebutuhan instansi pemerintah, korporat, serta usaha kecil dan menengah (UKM), pendidikan dan gaya hidup lainnya.

Era digital juga mendorong Indonesia ke arah revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan hadirnya sejumlah terobosan teknologi baru di sejumlah bidang, di antaranya adalah big data, IoT, robotika, kecerdasan buatan, blockchain, dan lainnya.

Hal ini dilakukan untuk pengembangan layanan gaya hidup digital Telkomsel menuju penguatan ekosistem industri 4.0.

Telkomsel memperkenalkan Mobile Consumer Insight (MSIGHT) kepada public sebagai salah satu upaya mendukung transformasi digital Indonesia menuju revolusi industri 4.0. MSIGHT beroperasi secara business to business (B2B) memberikan nilai tambah untuk lembaga-lembaga pemerintah dan sektor industri seperti keuangan, transportasi, e-commerce, ritel, digital, periklanan, dan lainnya. MSIGHT diharapkan menjadi katalis dalam mendukung transformasi digital Indonesia menuju roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0.”

Keseriusan Telkomsel mengembangkan layanan gaya hidup digital adalah melakukan berbagai improvement untuk menyajikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik.

Upaya itu menunjukkan terjadinya Pertumbuhan layanan digital Telkomsel sebesar 61,1% yang dikontribusi meningkatnya penggunaan berbagai layanan digital lifestyle, seperti video, musik, games, dan value added service (VAS); digital advertising; digital payment T-Cash; digital banking; dan Internet of Things (IoT).

Pengembangan ekosistem digital di Indonesia memicu lahirnya berbagai solusi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong berbagai perubahan ekonomi, sosial, dan budaya di masyarakat.

Di sektor pendidikan, dunia kampus telah memanfaatkan era digital untuk menghadapi industri 4.0. Tuntutan itu memaksa agar mahasiswa lebih kreatif, inovatif, serta selalu melakukan pengembangan kompetensi yang dimiliki disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Konsekuensinya dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dan melindungi perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan.

Menciptakan ekosistem masyarakat digital yang aktif dan positif dalam menggunakan internet merupakan suatu kewajiban Telkomsel mengedukasi masyarakat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik.
Terobosan itu adalah melalui kampanye #InternetBaik. Lewat para guru dan kepala sekolah, dan pelajar terciptanya gerakan sosial yang dapat meningkatkan awareness atau kesadaran masyarakat dalam bijak dan positif menggunakan internet.

Telkomsel berharap para pengguna internet di Indonesia dapat menjadikan internet sebagai medium yang kreatif dan positif dalam menyebarkan informasi dan berekspresi seperti di media sosial. Khusus para anak muda, diharapkan menjadi lokomotif terdepan perkembangan digital di Tanah Air, khususnya para pengembang aplikasi dan startup yang memiliki peran yang amat sentral untuk menciptakan terobosan-terobosan baru di platform digital.

Pengembangan layanan gaya hidup (lifestyle) digital menuju penguatan ekosistem industri 4.0 harus didukung semua pihak. Sebab ekosistem Industri 4.0 bukan tantangan, tetapi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian. Meski begitu peluang itu tidak serta merta untuk meraup keuntungan semata. Namun bagaimana melahirkan terobosan-terobosan baru berupa pengembangan digital positif yang siap bersaing di era industri 4.0. OM ZAN

Berikan Komentar