Ainun Lubis, Lewat Oriflame Persiapkan Pensiun Manja

oleh -220 kali dibaca
Nurainun Lubis, Beauty Entrepreneur Senior Director Oriflame di Medan. okemedan/putra

Okemedan-Medan

Nama lengkapnya Nurainun Lubis, tetapi lebih akrab dipanggil Ainun. Wanita kelahiran 41 tahun lalu ini, selain dikenal sebagai pemilik perusahaan event organizer Sidecomm Indonesia di Medan, juga belakangan giat berkecimpung di bisnis produk kecantikan Oriflame.

Hari Kartini, Minggu 21 April 2019 kemarin misalnya, ia terlihat tampil anggun dalam busana hijab formal di depan para undangan Kartini Days yang digelar Orifllame dan Grab di Emerald Grand Ballroom, Hotel Emerald Medan.

Di depan sekitar 200 hadirin, Ainun dengan gamblang membuka rahasia suksesnya berbisnis sampingan produk kecantikan Oriflame. “Kita diundang Grab dalam rangka acara  Hari Kartini dan mengisi salah satu sesi.  Siapapun bisa berbisnis sampingan Oriflame dan biker Grab perempuan bisa tetap berdandan meskipun bawa motor karena produk Oriflame natural,” jelas Ainun.

Wanita cantik kelahiran Tanjung Balai ini kini seorang Beauty Enterpreneur Senior Director Oriflame di Sumut yang membawahi 600 orang Oriflamer yaitu Director, Senior Manager dan Manager hingga member baru, dan mendapat penghasilan Rp 8.5 juta sebulan. Posisi itu dicapainya hanya dalam 1,5 tahun.

“Ini yang ketujuh kalinya aku bergabung. Sebelumnya cuma jadi member aja, sebagai user produk Oriflame dan gak tau bahwa ternyata ada peluang bisnis di dalamnya ketika kita jadi anggota, soalnya gak ada yang jelasin,” kenang istri dari Fandi Nasution ini.

Adalah Yeyen, sahabatnya yang lebih dulu bergabung di perusahaan EOnya,  Yeyen yang mengungkapkan peluang bisnis sampingan Orilfame tersebut. Dari situlah ia terpacu untuk bisa berhasil sebagaimana juga sebelumnya Ainun sukses menjalankan roda bisnis EO. “Gara gara upline aku Yeyen, teman dekat aku, anak evenku juga, nah dia posting kalau dia udah dapat penghasilan sekian sejak gabung Oriflame, dapat ini itu, haa… meleklah mataku. Dialah yang menjelaskan bahwa di Oriflame ada bisnisnya,” tutur Inun.

Ainun mengaku tidak kesulitan menjalankan bisnis sampingan Oriflame. “Gak sulit, karena aku decision makernya,” sebutnya.

Lagipula kata Ainun karena memakai target, apapun bisa. “Sama dengan mentarget produk perusahaan orang kalau di EO. Kalau kita bekerja by target, apapun bisa,” tegasnya.

Memang dia tak menampik tantangan terbesar bisnis sampingan ini adalah penolakan dari orang lain. “Ditolak itu makanan sehari hari. Belum apa-apa sudah bilang tidak, begitu kita mau prospek,” kenang Ainun.

Tapi baginya itulah tantangan dan sebagian yang menolak itu setelah mengetahui hasil yang diperolehnya akhirnya tak lama ikut bergabung. “Biasanya setelah aku posting dapat ini dapat itu dari bisnis ini, mereka lihat dan akhirnya brgabung. Yah, member yang tertunda,” imbuh Ainun tersenyum.

Yang penting pesan Ainun, dalam menjalankan bisnis sampingan model begini harus kuat mental, jangan mudah menyerah.

Lewat bisnis sampingan Oriflame ini, Ainun mengaku ingin di masa tuanya santai tapi tetap berpenghasilan. “Umurku sekarang 41 tahun, lima sampai sepuluh tahun ke depan gak mungkin sekuat ini lagi. Begadang, nunggu produksian.

Jadi aku perlu mempersiapkan diri untuk pensiun manja. Aku ingin jadi nenek nenek yang menghabiskan masa tuanya ke luar negeri, setahun dua kali. Dapat mobil, Makanya aku pengen finishnya di Oriflame. Karena penghasilan yang udah aku capai, bisa kuwariskan sama anakku, dia tinggal  melanjutkan. Inilah namanya pensiun manja, makanya aku rintis dari sekarang,” urai alumni jurusan Perhotelan di sebuah perguruan tinggi swasta di Medan.

Meski belakangan aktif di Oriflame, kerja di bidang EO tetap dilakoni seperti biasa. Bahkan akunya, baru hari Minggu kemarin ia ada waktu keluar dari rutinitas event karena sejak Januari job terus datang. Kebanyakan event yang digarapnya dari pemerintah Pusat. Diantaranya peresmian proyek kelistrikan PLN di Takengon, Berastagi dan Subussalam, peresmian tol Tebing Tinggi dan peringatan HUT BUMN bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, juga membantu Indropro di acara peresmian pelabuhan Sibolga. Dua tahun lalu, Sidecomm dipercaya menangani peresmian Tol Kuala Namu oleh Presiden Jokowi.

Menurut Ainun, alasan megnapa ia  mau bergabung di bisnis sampingan Orfilame karena pada dasarnya kerjanya memakai passion . “Gak jauh-jauh sama kayak ngerjai EO . Sama funnya. Aku nikmati, ngerjainnya pakai hati. Jadi seperti jalani satu even,” urai perempuan yang punya hobi mendesain sendiri busana yang ia kenakan.

OM-POETRA

Berikan Komentar