OkeMedan

Sakit Getah Bening, Akhyar Nasution Kunjungi Qori Peringkat 6 Dunia

MEDAN | okemedan. Calon Walikota Medan nomor urut 1 Akhyar Nasution mengunjungi kediaman salah seorang qori terbaik Kota Medan yang termasuk menjadi peringkat 6 dunia, Ahmad Fauzan, Minggu (4/10/2020) siang.

Kunjungan ini sengaja dilakukan Akhyar, usai mendengar kabar hafiz yang sudah mengharumkan nama Kota Medan dikancah Musbaqah Tilawatih Qur’an terbaring sakit karena getah bening.

Sesampainya di kediaman Fauzan yang terletak di Jalan Tuba III itu, Akhyar turut memberikan semangat dan motivasi kepada Hafiz Al-Quran ini agar segera pulih dari sakitnya.

Usai dari sana, orang nomor 1 di Kota Medan yang tengah cuti mengikuti kontestasi pilkada serentak itu, turut bergabung bersama Relawan Pondok Bambu Bersaudara untuk bergotong royong bersama.

“Tadi kita bergotong royong, sekaligus menjenguk si Fauzan, hafiz Alquran yang sedang sakit, bersama Pak Akhyar,” ujar Relawan Pondok Bambu Bersaudara, Khairul Amri Nasution, Minggu (4/10/2020) siang.

Menurut Amri, gotong royong ini sebagai bentuk kepedulian mereka dengan lingkungan. Bahkan ini juga sebagai dukungan atas mencalonnya kembali Ir Akhyar Nasution – Salman Alfarisi di Pilkada Kota Medan.

“Jalan ini agak berlobang, sering terjadinya kecelakaan, jadi kami gotong royong tadi bersama kawan kawan. Ini bentuk swadaya kami, ada kawan yang ngasih semen, pasir, terus kami kerjakan bersama, kami cor jalan yang berlobang itu,” ujarnya.

ist

Aksi spontan ini dilakukan mereka sebagai bukti dan mereka ingin tunjukkan kepada masyarakat bahwa relawan AMAN ini sangat peduli.

Amri pun blak-blakan. Relawan mereka hadir tanpa pamrih. “Ibaratnya tidak ada support, ini antusias kami untuk mendukung Pak Akhyar. Kami ikhlas, tanpa pamrih, ini kawan- kawan semua, tidak ada maksud apa apa, hanya saja kami menginginkan bagaimana Pak Akhyar  bisa menang,” bebernya.

Bentuk kepedulian ini tidak hanya sekali ini saja. Setiap Jumat mereka melakukan Jumat Berkah dengan membagikan makanan kepada jamaah usai menunaikan shalat Jumat.

“Kami yang di relawan ini bergabung jadi satu, ada yang dari STM, ada yang dari BKM, dan ada yang dari perwiridan. Makanya kami namakan Relawan Pondok Bambu Bersaudara,” terangnya.

Jumat Berkah ini, sambung Amri, sudah ada jauh sebelum pencalonan Akhyar – Salman.

“Kami buat itu hanya sekadar silaturahmi, setelah adanya pilkada ini, kami membuat gerakan untuk Pak Akhyar dan Pak Salman. Karena kami melihat Pak Akhyar ini orangnya tegas, orangnya lurus-lurus saja, enggak neko-neko, kalau memimpin Medan, Insya Allah saya rasa Medan ini ada perubahan, jangan sampai kepala daerah kita, seperti yang lalu-lalu. Kalau Pak Akhyar, saya nilai enggak ada masalah, kalau kata orang masalah MTQ kemarin, kita yakin itu enggak. Kami melihat sosok Pak Akhyar bisa menjadi andalan untuk menjadikan Medan yang lebih baik,” yakinnya.

“Masyarakat ini apalah, mereka ini pengen Medan ini maju, pemimpinnya merakyat. Kalau kita lihat, sosok itu ada di Pak Akhyar,” timpalnya.

Sementara itu, Akhyar Nasution mengungkapkan, apa yang dilakukan Relawan Pondok Bambu Bersaudara ini merupakan spirit buatnya untuk menjadikan Medan yang lebih baik, Medan cantik, Medan berkarakter dan bahagia warganya.

“Alhamdulillah… Ini menjadi semangat bagi saya untuk berjuang menjadikan Medan ini yang lebih baik,” tandasnya.

 

 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button