Ringankan Beban Masyarakat dan Para Medis, Alumni SMPN 11 Bagi Rezeki

oleh -346 kali dibaca
Pembagian paket nasi kotak kepada driver Ojol (foto: ist)

Medan –  Untuk meringankan warga dan membantu para medis yang berada di garda terdepan dampak virus corona, alumni SMPN 11 Medan (sekarang SMPN 13 Medan) lintas angkatan berbagi rejeki. mereka membagi paket sembako kepada para abang becak dan warga kurang mampu, Minggu (12/4)

Kegiatan yang dikemas dalam “Alumni For Humanity” ini diadakan di tiga lokasi, di depan Masjid Al Amin Jalan HM Yamin, di Jalan Halat dan Jalan Pasar Merah. Puluhan paket sembako ini berikan pada para abang becak dayung.

“Ini adalah kegiatan ketiga, kali ini sasaran kita adalah para abang becak dayung,” kata Boy yang terlibat dalam pembagian tersebut.

Menurut Boy, sebelumnya mereka juga telah berbagi nasi kotak kepada masyarakat dan driver ojek online. “Kita merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita dalam situasi yang sulit ini,”kata Reza, salah satu inisiator kegiatan beralasan.

Berawal dari keterpanggilan itu, Reza bersama alumni SMPN 11 Medan lainnya yang tergabung dalam grup whatsapp sepakat membuka penggalangan dana dari para alumni

“Alhamdulillah, semua teman-teman merespon dengan baik. Semula kita hanya ingin membantu berbagi nasi kotak, namun karena respon cukup banyak, kita buat lagi bantuan-bantuan yang lain,” kata Reza.

Ditahap kedua mereka berbagi dengan para medis di RS Martha Friska dan RSUP Adam Malik. Di dua rumah sakit ini alumni menyumbangkan sejumlah minuman sehat dan bergizi. Harapannya, dengan bantuan itu dapat mensuport para medis untuk tetap sehat dan bugar.

Khusus untuk tahap ketiga bantuan diberikan dalam bentuk sembako. Sasarannya juga adalah mereka yang paling terdampak atas wabah ini. “Para abang becak dayung ini banyak kehilangan penumpang karena anjuran stay at home selama pandemi, kita ingin mereka tetap bisa ada yang dibawa pulang untuk keluarga,” tambah Alex, alumni lainnya.

Dalam kegiatan ini mereka juga ikut menganjurkan untuk tetap jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan. Harapannya dengan begitu akan memutus mata rantai penyebaran virus korona.

“Kita semua berharap, wabah ini bisa segera teratasi, tidak ada lagi yang terkena virus dan hidup kita kembali normal,” tutup Reza. *(ril)

 

Berikan Komentar