OkeMedan

Kompak Pakai Kain Sarung saat Dilantik, Dedi Iskandar : Saya Ingin Mengembalikan Tradisi Ulama Al Washliyah

Medan | okemedan. Pengurus Pimpinan Wilayah Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara masa bakti 2020-2025 resmi dilantik, Sabtu (29/8/2020). Ada yang unik dalam pelantikan sederhana yang dilaksanakan di halaman Kantor PW Al Washliyah Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan. Seluruh pengurus kompak memakai sarung dan jas.

Ketua Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara Dedi mengakui pengurus mengenakan sarung di acara pelantikan untuk membangkitkan kembali tradisi keulamaan Al Washliyah.

“Saya mohon maaf, ingin mengembalikan tradisi keulamaan kita (Al Washliyah). Bukan sekadar simbol pakai kain sarung hari ini,” jelasnya.

Bahkan Dedi mengatakan dari beberapa buku yang pernah ia baca, Tuan Syekh Arsyad Thalib Lubis, tokoh pendiri Al Washliyah, selama hidupnya tidak pernah memakai celana panjang.

“Tuan Arsyad Thalib Lubis ke mana-mana selalu memakai sarung. Kecuali ada satu foto yang pernah saya lihat ketika Tuan Arsyad bertemu dengan Soekarno, beliau memakai jas,” ungkapnya.

Dengan mengembalikan tradisi ulama, Dedi mengatakan sifat-sifat keulamaan dan ketawadhu’an Tuan Arsyad itu bisa membangkitkan semangat perjuangan membangun Al Washliyah ke depan.

Sementara Ketua Panitia Pelantikan H Dariansyah Emde menyebutkan pengurus memakai kain sarung baru pertama kali terjadi dalam sejarah pelantikan Pengurus PW Al Washliyah Sumut.

Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajekshah yang hadir pada pelantikan itu menyerahkan satu unit mobil Kijang Innova sebagai pinjaman Pemprov Sumut untuk membantu operasional pengurus Al Washliyah Sumut.

OM-zan

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button